Categories: Nasional

Komisi A DPRD Rohil Terima Aspirasi dari Tenaga Kesehatan

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) selalu menerima aspirasi dan masukan dari masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.

Hal itu nampak dengan direspon dengan baik kedatangan para tenaga honorer di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) ke DPRD dalam hal ini menemui Komisi A DPRD Rohil guna menyampaikan harapan agar DPRD Rohil dapat memperjuangkan keinginan honorer tersebut untuk dapat direkrut sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Pada kesempatan itu Komisi A bertemu dengan pihak Diskes dan juga Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), belum lama ini. Sementara kalangan honorer merupakan dari tenaga kesehatan yang datang dari perwakilan seluruh puskesmas se-Rohil.

Ketua Komisi A DPRD Rohil Raly A Harahap SSos MM mengatakan, merespon apa yang tenaga honorer kesehatan sampaikan, pihaknya siap untuk memperjuangkan apa yang disampaikan kalangan honorer kesehatan tersebut khususnya permohonan menjadi P3K.

Raly merasa yakin dan percaya ke depan nantinya dapat diperjuangkan ke pihak terkait seperti Kemenkes maupun KemenPAN RB. Namun di sisi lain terangnya harus ada standar yang menjadi perhatian misalnya menyangkut masa pengabdian dari kalangan honorer kesehatan tersebut untuk dapat diterima sebagai P3K ataupun sebagai ASN.

"Kami akan melakukan dialog lebih lanjut lagi menyikapi hal ini," katanya. Sementara perwakilan honorer dari Puskesmas Simpang Kanan Sri menyampaikan, dirinya berharap dan bermohon jika bisa perjuangan tidak hanya P3K, namun honorer kesehatan bisa menjadi ASN. Alasannya karena masa pengabdian yang telah lama sementara resiko kerja yang cukup berat terlebih pada masa pandemi Covid-19.

"Saya sudah bekerja 15 tahun. Soal gaji memang sangat tidak cukup. Kami honorer mengharapkan kenaikan gaji dan kesejahteraan tentunya," kata Sri.

Sementara itu rekan seprofesinya dari Puskemas Panipahan, Burhanuddin menyebutkan bahwa tahun lalu ada penerimaan tenaga P3K guru, maka pihaknya juga ingin ada pengangkatan tenaga P3K dari kesehatan.

Sebab menurutnya tenaga kesehatan merupakan garda terdepan, apalagi pada masa pandemi ini. "Kami hanya berharap ada peluang bagi kami untuk menjadi ASN," katanya berharap.(adv)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

8 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

8 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

8 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

9 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

9 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

9 jam ago