Categories: Nasional

200 WNI dipulangkan dari India

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sekitar 200 warga negara Indonesia dari berbagai daerah di India telah dipulangkan menggunakan layanan penerbangan khusus selama pandemi Covid-19. Demikian pernyataan tertulis Kedutaan Besar India di Jakarta, Sabtu (23/5).

"Dengan menggunakan penerbangan sewa khusus ini, sekitar 200 warga negara Indonesia dan pemegang KITAS (kartu izin tinggal terbatas) Indonesia juga telah kembali ke Indonesia dari berbagai daerah di India," kata kedutaan itu.

Dari 200 WNI itu, beberapa di antaranya merupakan keluarga perwira tentara nasional Indonesia (TNI) yang pergi ke India untuk mengikuti pelatihan militer. Pemulangan itu, Kedutaan Besar India menjelaskan, merupakan upaya bersama Pemerintah India dengan Pemerintah Indonesia.

"Upaya-upaya khusus juga dilakukan untuk berhubungan dengan Kementerian Luar Negeri (India), Kedutaan Besar Indonesia di New Delhi, dan Konsulat Jenderal Indonesia di Mumbai untuk memfasilitasi kepulangan beberapa warga negara Indonesia yang terlantar dan pemegang KITAS Indonesia dari India," terang pihak kedutaan.

Dari pihak India, upaya bersama itu merupakan bagian dari Misi Vande Bharat yang bertujuan memfasilitasi pemulangan warga India dari luar negeri dan warga asing di India kembali ke tanah airnya.

Sejak beroperasi pada awal Mei, misi itu telah memulangkan lebih dari 25.000 warga India dari luar negeri. Dari jumlah itu, 900 warga India yang tinggal di Jakarta dan Bali telah dipulangkan kembali ke negaranya melalui empat jadwal penerbangan dari maskapai Air India.

"Sekitar 900 warga negara India, termasuk beberapa turis India yang terdampar di Bali, beberapa ibu hamil dan pasien perawatan kritis dan seorang siswa Nepal memanfaatkan penerbangan ini dari Jakarta untuk kembali ke India," jelas pihak kedutaan seraya menambahkan pesawat mendarat di New Delhi, Mumbai, Ahmedabad, dan Bangalore.

Setidaknya ada 134 penerbangan yang dioperasikan untuk memfasilitasi kepulangan warga India di luar negeri dan sejumlah kapal laut yang digunakan mengangkut 1.488 warga India dari Male, Maladewa.

Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi pada Maret 2020, otoritas beberapa negara menutup bandara dan memberhentikan sementara layanan penerbangan internasional. Akibatnya, banyak warga asing tidak dapat pulang sehingga beberapa negara berinisiatif mengoperasikan penerbangan khusus untuk memulangkan mereka kembali ke tanah airnya masing-masing.

Sumber: JPNN.Com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

13 jam ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

14 jam ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

14 jam ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

14 jam ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

15 jam ago

Bapenda Pekanbaru Tindak Tegas, Hotel Penunggak Pajak Ditempeli Stiker

Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…

16 jam ago