Ketiduran
(RIAUPOS.CO) — Suatu hari di bulan Ramadan. Wawan (bukan nama sebenarnya), pegawai salah satu perusahaan swasta baru saja menyelesaikan tugas luarnya. Karena sudah memasuki waktu Salat Ashar, ia memutuskan untuk salat di sebuah masjid.
Usai menunaikan salat, Wawan melihat di dalam masjid banyak orang yang tidur. Maka, ia memutuskan untuk beristirahat sejenak. ‘’10-20 menit cukup lah sebelum kembali ke kantor,’’ pikir Wawan.
Ia pun merebahkan tubuhnya di atas karpet masjid nan empuk.
Beberapa waktu kemudian…
“Bang.. Bang…! Bangun, Bang! Sudah mau buka puasa,” ujar seorang pengurus masjid.
Wawan yang sedang di alam mimpi terkejut bukan kepalang. Dia yang awalnya berniat hanya istirahat sejenak melepas penat, malah tertidur pulas hingga akhirnya kebablasan.
“Astagfirullah, jam berapa ini, Pak?” tanyanya.
“Sudah jam enam lewat, Bang. Buka di sini saja,” ujar pengurus itu. Wawan pun menepuk jidatnya. Tidak hanya absen ke kantor, ia pun melewatkan berbuka bersama anak dan istri di rumah.
Yang lebih malunya lagi, ternyata di dalam masjid sudah banyak jamaah yang datang untuk berbuka puasa. Mereka hanya tersenyum melihat Wawan yang panik karena ketiduran hingga mendekati waktu berbuka. Alamaak…!(*1)
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.