Dikeroyok OTK, Presma UIN Diancam Samurai dan Pistol
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Yudi Utama Tarigan bersama satu rekannya mendapat kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu dini hari (22/5).
Sehari sebelumnya Koordinator Daerah Riau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara melakukan aksi Refleksi 21 tahun Reformasi 21 Mei 1998-21 Mei 2019 di Gedung DPRD Riau, Jalan Sudirman. Yudi mengungkapkan kronologis kejadian pengeroyokan tersebut.
Awalnya dia mendapatkan telepon dari salah satu organisasi eksternal kampus untuk bertemu. Mereka pun berjanji berjumpa pukul 02.00 di depan Rumah Sakit Jiwa, Tampan. “Saya dapat telepon. Ini orang ngajak saya berjumpa. Mengaku dari organisasi eksternal dan meminta tolong pukul 02.00 dini hari,†kata Yudi.
Yudi bercerita, mulanya orang tersebut menanyakan terkait aksi demonstrasi perihal seorang ibu yang sedang membawa anaknya ke rumah sakit, namun terhalang kemacetan akibat aksi tersebut. Mendapatkan pertanyaan itu, Yudi memberikan pernyataan jika saat itu massa aksi ditembak water cannon sehingga massa mundur ke jalan dan menyebabkan kemacetan.
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…