Categories: Nasional

Umrah Ramadan Tipis, Berharap Kembali Dibuka Syawal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ramadan selalu menjadi peak season atau musim puncak pengiriman jamaah umrah. Tapi tahun ini diperkirakan jamaah dari Indonesia belum bisa menjalankan umrah di bulan Ramadan. Sekjen Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH) Wawan Suhada berharap umrah bisa dibuka kembali bulan Syawal nanti.

Di sela pelaksanaan Munas I AMPUH di Serpong, kemarin (22/3) Wawan memprediksi umrah di bulan Ramadan kecil kemungkinannya. "Kami akui bahwasannya Ramadan itu event peak umrah," tuturnya.

Dalam kondisi normal, sangat banyak jamaah dari Indonesia menjalankan ibadah umrah di bulan Ramadan. Tetapi untuk tahun ini Wawan memperkirakan umrah di bulan Ramadan tidak bisa terlaksana untuk jamaah dari Indonesia. Dia menegaskan saat ini umrah di Arab Saudi tetap berjalan dengan pembatasan ketat. Hanya saja penerbangan dari dan menuju Indonesia di-suspend sementara. Sehingga travel di Indonesia tidak bisa memberangkatkan jamaah umrah.

"Tetapi kami berharap (umrah di bulan Ramadan, red) tetap ada. Kami belum bisa memastikan umrah Ramadan tidak ada," jelasnya.

Namun dia begitu berharap di bulan Syawal setelah bulan Ramadan nanti, pemerintah Arab Saudi mencabut suspend penerbangan dari Indonesia. Sehingga travel kembali bisa mengirim jamaah umrah. Selain itu umrah di bulan Syawal bisa dijadikan semacam pemanasan bagi Saudi untuk pelaksanaan haji. Sebab setelah bulan Syawal biasanya dimulai musim haji.

"Semoga (pengiriman, red) jamaah umrah di bulan Syawal ada peluang," tuturnya.

Terkait pelaksanaan haji tahun ini, Wawan mengatakan belum ada kepastian. Dia hanya menjelaskan pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan sejumlah protokol haji. Diantaranya adalah jamaah wajib divaksin Covid-19 dengan vaksin yang diakui oleh WHO.

Tidak hanya itu saja, jarak antara keberangkat minimal satu pekan setelah suntikan dosis kedua. Kemudian jamaah setibanya di Arab Saudi tetap harus menjalani karantina mandiri selama 72 jam atau tiga hari tiga malam. Kemudian juga tetap menjalani tes PCR serta jaga jarak selama pelaksanaan ibadah haji.(wan/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago