Categories: Nasional

580 Warga Batam Masuk Dalam ODP Covid-19

BATAM (RIAUPOS.CO) – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, menemukan 580 Orang Dalam Pengawasan (OPD). Jumlah ini meningkat drastis dalam tiga hari setelah dilakukan pendataan di setiap kecamatan.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam Amsakar Achmad mengatakan, hingga hari ketiga timnya telah mengantongi data 580 warga yang mengeluhkan batuk dan demam.

Mereka umumnya warga yang telah melakukan perjalanan dari daerah maupun negara
terjangkit.

Amsakar mengatakan, timnya memang bergerak cepat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Batam, sesuai perintah Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Mereka ini (OPD, red) ada yang yang batuk, ada yang demam, pilek. Dari hasil pendataan, para OPD ini baru bepergian dari daerah atau negara yang ada kasus ini (virus corona, red),” jelasnya, Minggu (22/3/2020).

Menurutnya, warga yang dikategorikan ODP, diimbau untuk menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

“Mereka ini terus dipantau. Kalau kondisinya tidak masuk untuk perlu diisolasi, kita harapkan di rumah saja,” ujarnya.

Untuk itu, ia sangat menekankan kepada warga yang telah didata tersebut bertahan di rumah sebagai bentuk kewaspadaan atau upaya pencegahan. Menurutnya, orang sakit sangat rentan terpapar virus apapun.

“Mereka ini, selain punya keluhan itu (batuk, demam, dan pilek, red) juga ada yang sehat. Tapi kami minta sebagai bentuk pencegahan agar tetap di rumah,” tegasnya.

“Tim medis akan terus memantau keadaan warga yang telah didata. Jika dalam beberapa hari ada perkembangan nanti Tim Kesehatan akan mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk pengambilan sampel,” jelasnya.

“Pihak puskesmas dan rumah sakit paham mana yang masuk kategori perlu dibawa ke rumah sakit untuk diisolasi atau hanya karantina di rumah saja selama 14 hari,” sambungnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengimbau seluruh masyarakat Batam bersedia  menjadi relawan dalam Program Lawan Corona.

Rencananya, mulai hari ini, Senin (23/3/2020) akan diturunkan ke seluruh masyarakat Batam untuk pengecekan kesehatan warga.

“Warga yang bersedia untuk menjadi relawan dalam Program Lawan Corona bisa menghubungi hotline 112,” nya.

Selain itu, Pemko Batam juga menyiapkan nomor hotline untuk informasi seputar Covid-19. Nomor yang bisa dihubungi masyarakat, yaitu 0812-7781-5333.

“Informasi tentang situasi perkembangan Covid-19 Kota Batam secara resmi oleh pemerintah dapat diakses melalui hotline Kota Batam 0812-7781-5333,” kata Rudi.

 

Sumber: Batampos.co.id

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

16 jam ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

16 jam ago

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

1 hari ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

2 hari ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

2 hari ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

2 hari ago