Categories: Nasional

Kekuatannya Disangsikan, Samsung Galaxy Z Flip Diklaim Tahan 5 Tahun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Samsung secara global telah resmi merilis perangkat smartphone lipat keduanya, Galaxy Z Flip. Handset tersebut juga hadir di Indonesia dengan banderol harga Rp 21 jutaan, melengkapi smartphone lipat lainnya dari Samsung yakni Galaxy Fold.

Seperti halnya Galaxy Fold, Galaxy Z Flip disanksikan sebagai perangkat yang rinkih. Terutama sektor layarnya yang fleksibel yang mendukung konsep lipatan.

Menjawab hal tersebut, Verry Octavianus Wijaya, Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan, Samsung Galaxy Z Flip telah mengalami serangkaian proses produksi dan pascaproduksi yang ketat sebelum sampai ke tangan konsumen. Setiap aspek dari Galaxy Z Flip diklaim telah dikerjakan dengan sangat hati-hati.

“Samsung Galaxy Z Flip sebelum kami lempar ke pasaran tentunya sudah kami uji dulu. Berdasarkan pengujian, layar Galaxy Z Flip telah kami buka-tutup sampai 200 ribu kali. Jika diasumsikan sehari buka-tutup sampai 100 kali, maka ini bisa bertahan selama lima tahun lebih,” ujarnya saat sesi media ekslusif terkait Galaxy Z Flip belum lama ini di Jakarta.

Dirinya melanjutkan, pengujian tersebut dibatasi pada 200 ribu kali. Sementara dikatakan kalau mungkin Samsung Galaxy Z Flip bisa bertahan lebih dari pengujian yang telah dilakukan Samsung.

Sementara untuk menjamin kenyamanan konsumen atas perangkat yang tak murah itu, Samsung memberikan garansi khusus saat pembelian. Yakni Premier Galaxy Z Flip selama satu tahun. Pada masa garansi, konsumen bisa melakukan klaim kerusakan layar dengan hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,6 juta saja.

Perlu diingat, biaya klaim penggantian layar tersebut sudah terbilang murah. Sebab pada handset Galaxy Fold, biaya klaim penggantian layarnya mencapai Rp 2 juta.

Namun perlu diketahui, konsumen pada masa garansi hanya diberikan kesempatan penggantian layar senilai Rp 1,6 juta hanya satu kali. Jika sudah lebih dari satu kali, atau telah habis masa garansi, biaya penggantian layar utama yang rusak bisa mencapai Rp 6 hingga Rp 7 juta.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 jam ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

15 jam ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

19 jam ago

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

2 hari ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

2 hari ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

2 hari ago