penjala-ikan-di-rohul-temukan-bayi-mengapung-di-sungai-batang-lubuh
RAMBAHHILIR (RIAUPOS.CO) – Bayi tak berdosa berjenis kelamin perempuan ditemukan oleh Warga yang sedang menjala ikan di aliran Sungai Batang Lubuh tepatnya di Desa Rambah Hilir Tengah, Kecamatan Rambah Hilir, Sabtu (22/1) petang.
Bayi yang diduga hasil dari hubungan gelap oleh orang tuanya yang tidak bertanggungjawab itu, ditemukan dalam keadaan mengapung di aliran Sungai Batang Lubuh.
Informasi yang dirangkum di lapangan, bayi yang tanpa busana itu pertama kali ditemukan oleh Hambali, warga RT 002/RW 001 Desa Rambah Hilir Tengah, Kecamatan Rambah Hilir, Sabtu (22/1) pukul 17:00 WIB ketika sedang menjala ikan dengan menggunakan perahu di aliran Sungai Batang Lubuh.
Saat itu, ketika melemparkan jalanya ke sungai sekitar pukul 17.30 WIB, dia melihat sosok mayat bayi mengapung yang tidak jauh dari lokasi untuk mencari ikan di Sungai Batang Lubuh.
Kemudian Hambali melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Desa dan warga sekitar serta Babhinkamtibmas Ridwan. Karena terlalu lama menunggu, akhirnya Hambali mengevakuasi mayat tersebut ke atas perahu.
Dengan menggunakan jala ikan dan membawa ke dermaga penyeberangan yang jaraknya sekitar 700 meter dari tempat penemuan bayi.
Setelah itu mengikat sampan tersebut di tepi dermaga dan sekitar pukul 18.20 WIB, Tim dari Polsek Rambah Hilir dan Polres Rohul datang dan melakukan olah TKP.
Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Rambah Hilir IPTU Sudarto SSos kepada riaupos.co, Ahad (23/1) membenarkan adanya penemuan mayat bayi, Sabtu (22/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB yang mengambang di Sungai Batang Lubuh oleh warga yang sedang menjala di Dusun Muara Nikum, Rambah Hilir Tengah dengan identitas belum diketahui.
Diakuinya, saat mayat bayi dievakuasi di dermaga, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP, kemudian Mayat dibawa ke Puskesmas Rambah Hilir 1 (satu), selanjutnya dibawa ke RSUD Rohul guna dilakukan Visum luar.
Selanjutnya, jasad balita tampan identitas itu, langsung dibawa ke Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan Otopsi guna mengetahui penyebab kematian dan identitas mayat tersebut.
Laporan: Engki Prima Putra (Pasirpangaraian)
Editor: E Sulaiman
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…