Categories: Nasional

Dianggap Tak Setia, Gelar Kehormatan Selir Thailand Dicopot

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gelar kehormatan selir Raja Thailand, Sineenat Wongvajirapakdi, dilucuti alias dicopot seluruhnya. Pencopotan dilakukan langsung oleh Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn. Hal itu dilakukan karena Koi – panggilan akrab Sineenat, dinilai tak setia dan berambisi untuk bisa sejajar dengan ratu.

Sineenat merupakan mantan pengawal kerajaan. Dia mendapat gelar Chao Khun Phra alias permaisuri kerajaan, namun bukan ratu. Gelar itu didapatkannya pada 28 Juli lalu di perayaan ulang tahun raja yang ke-67. Sineenat menjadi perempuan pertama yang menyandang gelar tersebut dalam satu abad terakhir. Gelar itu diberikan hanya dua bulan setelah Maha Vajiralongkorn menikahi Suthida Vajiralongkorn na Ayudhya.

Menariknya, pelucutan gelar-gelar kehormatan itu kurang dari tiga bulan setelah Sineenat mendapatkan gelar-gelar yang dimaksud.

Beberapa hari setelah Sineenat mendapatkan gelar kehormatan, istana merilis foto-foto dia yang berambut pendek dalam seragam tempur sambil menembakkan senjata, menerbangkan jet tempur, dan bersiap untuk terjun payung dari pesawat. Ada juga foto Sineenat memegang tangan raja. Itu adalah hal langka dalam kehidupan pribadi Raja Thailand yang dipublikasikan.

Hanya saja, pada Senin (22/10), Sineenat mengalami kejatuhan setelah gelar kehormatannya dilucuti. Bahkan, pengumuman pencopotan gelar kehormatan dia disiarkan di televisi nasional.

Sineenat dipecat dari gelar Chao Khun Phra atau permaisuri mulia karena tidak setia kepada raja, tidak menuruti perintah kerajaan, serta menentang perintah Ratu (Suthida). Bahkan, Sineenat dinilai ingin mensejajarkan dirinya dengan Ratu. Padahal, meski memiliki gelar permaisuri mulia, dia bukan Ratu.

Tindakannya dianggap tidak terhormat, kurang berterima kasih, tidak menghargai kebaikan kerajaan, dan menimbulkan keretakan di antara para abdi kerajaan. Selain itu, Sineenat telah membuat kesalahpahaman di antara orang-orang istana dan merusak bangsa dan kerajaan.

Sineenat merupakan seorang pilot yang berkualifikasi dan mantan perawat tentara. Dia adalah wanita pertama yang menerima gelar permaisuri Kerajaan Thailand dalam satu abad terakhir.

"Dia tidak puas dengan posisi yang diberikan dan masih berupaya untuk menyamai Ratu," sebut pihak Istana.

Koi – panggilan akrab Sineenat, dilucuti dari semua gelar di jajaran militer dan gelar kerajaan. Dia lahir di provinsi utara Nan pada 26 Januari 1985. Dia lulus dari Royal Nursing College Royal Thai Army pada usia 23. Dia juga dilatih sebagai pilot di Thailand dan di luar negeri. Kemudian dia bertugas di unit pengawal kerajaan dan pada Mei dianugerahi pangkat mayor jenderal.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

20 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

20 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

21 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

21 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

21 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

21 jam ago