Categories: Nasional

Pangdam Bukit Barisan Lepas 400 Personel ke Perbatasan Timor Leste

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  400 personel Yonif 132/Bimasakti begitu semangat saat Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadillah melepas mereka sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste Sektor Barat, di Provinsi Nusa Tenggara Timur  2019, pada Rabu (21/8) di Dermaga A Pelabuhan PT Pelindo I Dumai.

Seluruh personel Satgas akan diberangkatkan menggunakan KRI Angkatan Laut pada 23 Agustus 2019 mendatang. Selain Pangdam, kegiatan upacara pengantaran Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Barat Yonif 132/Bimasakti juga dihadiri oleh Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Muhammad Fajar, Wali Kota Dumai Drs Zulkifli As, Dandim 0320/Dumai Letkol TNI Horas Sitinjak, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan dan seluruh unsur Forkompimda Kota Dumai lainnya.

Pangdam I/Bukit Barisan menyampaikan bahwa menjadi personel yang terpilih sebagai Satgas Pamtas merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan juga suatu bukti nyata sebagai komponen pertahanan NKRI.

“Untuk itu kami berharap kalian mampu menunjukkan prestasi yang gemilang dan terbaik, penampilan sikap dan perilaku positif sehingga kehadiran kalian akan dapat diterima dan mendapat pengakuan dimanapun kalian berada untuk mengawal menjaga dan mengamankan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk dapat mengemban tugas dengan baik para prajurit harus memiliki kemampuan. Salah satunya adalah kemampuan komunikasi sosial yang baik.

“Kalian harus benar-benar memahami kultur masyarakat perbatasan Timor Leste, hargai adat istiadat maupun kearifan lokal sehingga terjadi hubungan yang harmonis tanpa melupakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” imbuhnya.

Dalam melaksanakan tugas sebagai satuan pengamanan perbatasan, personel harus mampu melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan di daerah perbatasan.

Hal penting lainnya yang perlu personel pahami, bahwa mereka harus mampu mengendalikan diri dengan tidak melanggar hukum dan hak asasi manusia sekecil apapun.

Ia menegaskan bahwa ntuk pelanggaran akan berhadapan dengan hukuman yang berat, pelanggaran tidak hanya akan merugikan diri sendiri tetapi juga satuan.

“Oleh karenanya kami berpesan kepada seluruh perwira untuk memberi atensi terhadap seluruh pasukannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di medan penugasan,” tutupnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Agung Toyota Gelar Buka Bersama Komunitas dan Media

Agung Toyota Riau menggelar buka puasa bersama komunitas Toyota, Toyota Value Chain dan media di…

15 jam ago

Bupati Suhardiman Amby Tekankan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Bupati Kuansing meminta RSUD dan seluruh puskesmas tetap membuka layanan kesehatan selama 24 jam selama…

15 jam ago

Plh Bupati Rohul Minta OPD Realisasikan Aspirasi Warga

Safari Ramadan Pemkab Rohul berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan. Pemkab meminta OPD menindaklanjuti aspirasi masyarakat,…

15 jam ago

Pembatasan Angkutan Barang Berlaku, Truk Antre Panjang di Roro Bengkalis

Hari terakhir operasional truk di penyeberangan Bengkalis memicu antrean panjang. Pembatasan angkutan barang berlaku 14–28…

15 jam ago

Waspada KLB Campak saat Mudik Lebaran, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi di RS Awal Bros

Momen Lebaran dan mudik ke kampung halaman tetap waspada terhadap ancaman penyakit campak yang saat…

16 jam ago

Zakat ASN Pemprov Riau Capai Rp61 Miliar, Plt Gubri Pimpin Gerakan Berzakat

Zakat ASN Pemprov Riau melalui Baznas mencapai Rp61 miliar. Plt Gubri SF Hariyanto memimpin Gerakan…

2 hari ago