sakit-perut
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Nida sejak pagi tidak keluar dari kamarnya. Ia mengeluhkan sakit perut luar biasa.
Ayah yang tidak tegaan menanyakan kepada Nida untuk diantarkan ke klinik terdekat
agar diperiksa. Namun, Nida hanya menjawab itu hanya sakit yang dihadapi setiap datang bulan, dan akan segera pulih dengan sendirinya.
Kendati demikian, ayah tetap bernisiatif agar dapat membantu meredakan sakit perut yang dialami oleh anak perempuan satu-satunya itu. Ia kemudian pergi ke kedai tak jauh dari rumahnya untuk membeli obat agar anaknya tidak sakit lagi.
Alih-alih senang dibelikan obat, Nida justru memukul jidatnya sendiri. Bagaimana tidak, obat yang dibelikan ayahnya adalah obat untuk sakit diare, bukan obat pereda nyeri atau sejenisnya.
"Alamak, Nida kan nggak lagi mencret Yah," ujar Nida. Rupanya ayah hanya menanyakan ke penjaga kedai obat sakit perut, dan saat penjaga menanyakan merek, ayah nya hanya mengiyakannya saja. (anf)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…