JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus Brigjen Prasetijo Utomo yang membantu meloloskan buronan Djoko Tjandra naik status menjadi penyidikan. Namun, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan, tim bentukan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo telah memeriksa enam saksi terkait kasus Brigjen Prasetijo Utomo. Saksi tersebut berasal dari staf Korwas PPNS dan Pusdokkes Polri.
"Dari pemeriksaan itu dipastikan status kasus menjadi penyidikan," terangnya.
Ada tiga pasal yang diterapkan dalam kasus tersebut, yakni pasal 263 KUHP tentang membuat surat palsu, lalu pasal 426 KUHP tentang pejabat yang sengaja membiarkan buronan melarikan diri dan terakhir pasal 221 KUHP tentang menyembunyikan pelaku kejahatan. Dalam pasal tersebut diatur ancaman hukumannya maksimal enam tahun. "Kasus ini dilaporkan 20 Juli lalu oleh Propam. Namun begitu, hingga saat ini Brigjen Prasetijo Utomo belum ditetapkan menjadi tersangka," paparnya.
Argo menjelaskan bahwa pendalaman masih dilakukan untuk mengetahui siapa saja tersangkanya. "Ditindaklanjuti dengan mencari tersangkanya," urainya.
Menurutnya, selain proses pidana, saat ini proses kode etik dan disiplin untuk Brigjen Prasetijo telah selesai berkasnya. Akan dijadwalkan waktu sidangnya.
"Dari Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi yang akan menjadwalkan sidangnya," terangnya.
Namun, hingga saat ini memang Brigjen Prasetijo belum bisa dilakukan pemeriksaan. Hal itu dikarenakan masih dinyatakan sakit.
"Saat ini yang bersangkutan masih dirawat di rumah sakit," terang Argo.
Terkait bagaimana Brigjen Prasetijo bisa mengantar Djoko Tjandra ke Kalimantan, Argo menuturkan bahwa hal tersebut merupakan materi penyidikan. Karena itu tidak bisa dijelaskan.(idr/lum/jpg)
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…