Categories: Nasional

Visa Sudah Mulai Terbit

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Arab Saudi sudah mulai menerbitkan visa untuk jamaah calon haji (JCH) Indonesia. Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag Nasrullah Jasam menuturkan visa yang sudah terbit baru untuk tiga kelompok terbang (kloter). Dia mengatakan untuk berikutnya proses penerbitan visa bakal semakin cepat. Nasrullah menuturkan penerbitan visa haji itu mulai sejak kemarin (21/6).

"(Visa haji, red) Untuk petugas haji sudah dua kloter. Sedangkan untuk jamaah ini masuk (diproses, red) untuk kloter kedua," katanya, kemarin.

Dia menuturkan bahwa satu kloter JCH yang sudah terbit visanya baru untuk kloter pertama embarkasi DKI Jakarta. Dia menegaskan pada hari pertama penerbitan visa haji, memang baru keluar untuk satu kloter dahulu. Tetapi dia meyakini proses pada hari-hari berikutnya akan berlangsung lebih cepat lagi. Kemenag menargetkan seluruh visa haji untuk JCH gelombang pertama sudah terbit sebelum penerbangan perdana pada 7 Juli nanti.

Nasrullah menuturkan rangkaian proses dokumen sampai terbitnya visa. Prosesnya diawali dengan pengiriman buku paspor ke kantor Kemenag pusat di Jakarta. Kemudian tim di Kemenag pusat memasukkan data paspor ke sistem e-hajj milik pemerintah Arab Saudi.

’’Kalau (entri data, red) ke sistem e-hajj sudah 20-an kloter,’’ katanya. Proses selanjutkan adalah memasukkan data JCH ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arab Saudi. Proses ini guna mendapatkan visa haji. Nantinya visa haji bakal langsung diprint oleh Kemenag. Dia menuturkan bentuk fisik visa haji berupa lembara. Tidak berbentuk stiker yang ditempel di buku paspor.

Sementara itu proses pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap keempat sudah mulai berjalan. Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Mukhammad Khanif menuturkan pelunasan tahap keempat itu dibuka sejak 20 Juni sampai 25 Juni pekan depan.

Dia menuturkan jika masih ada sisa kuota, maka disipkan masa perpanjangan pada 27 Juni sampai 2 Juli. ’’Diharapkan bisa terisi maksimal,’’ katanya. Khanif menjelaskan pelunasan tahap keempat ini dibuka untuk 607 sisa kuota dan 710 kuota cadangan.

Pada hari pertama pelunasan 20 Juni lalu, ada 164 orang yang melunasi BPIH. Perinciannya adalah 132 orang sisa kuota dan 32 orang kuota cadangan. Dia menuturkan JCH kuota cadangan baru bisa berangkat haji jika nanti ada kuota yang kosong. Baik itu karena tidak dilunasi maupun ada JCH yang mengundurkan diri.(wan/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…

7 jam ago

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

9 jam ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

9 jam ago

77 Peserta Lolos ke Tahap Wawancara Seleksi Kepala Sekolah di Inhu, Pendaftarnya Ternyata Minim

Sebanyak 77 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi kepala sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di…

9 jam ago

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

10 jam ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

10 jam ago