italdesign-kembangkan-sabuk-pengaman-untuk-pengendara-motor
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rumah desain asal Italia, Italdesign dikabarkan sedang mengembangkan teknologi sistem keselamatan untuk pengendara roda dua, yaitu sabuk pengaman.
Dikutip Rideapart, Sabtu (22/5), kehadiran teknologi tersebut diperkuat setelah pihak perusahaan mematenkan inovasi yang sedang dikembangkan. Dari gambar itu juga terlihat fitur sabuk pengaman canggih terpasang pada sepeda motor.
Kemudian terlihat adanya sandaran punggung serta tali sabuk pengamanan untuk memberikan keamanan pada pengendara.
Hal itu dilakukan agar pengendara tetap fleksibel dan nyaman saat mengendarai motor di jalan raya. Saat kecelakaan, sabuk pengaman bisa mendeteksi apakah perlu melepas atau tidak tali pengaman dari motor secara otomatis.
Hadirnya fitur tersebut berkat perangkat lunak canggih, sehingga bisa mendeteksi pada waktu yang tepat. Misalnya, saat pengendara motor menabrak kendaraan lain di depan sistem perangkat lunak di dalamnya langsung mendeteksi, sabuk pengaman akan otomatis terkunci agar pengendara tidak terlempar ke depan.
Selain itu, pengendara tidak mudah terjungkal saat berada di sepeda motor. Sebab, pengendara masih terikat sabuk pengaman yang tersambung dengan motor.
Namun di satu sisi, saat pengendara mengalami kecelakaan dalam kecepataan tinggi sistem akan mendeteksi dan melepas sabuk pengaman dari motor.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…