Categories: Nasional

Cara Goweser Wanita Rayakan Hari KartiniÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mereka adalah Women’s Cycling Community (WCC). Berbeda dari biasanya, kali ini mereka bersepeda dengan busana yang niat banget. Ya, baju kebaya. Bukan tanpa alasan. Ini merupakan cara mereka merayakan Hari Kartini yang jatuh pada Rabu (21/4).

Mereka adalah Women’s Cycling Community (WCC). Berbeda dari biasanya, kali ini mereka bersepeda dengan busana yang niat banget. Ya, baju kebaya. Bukan tanpa alasan. Ini merupakan cara mereka merayakan Hari Kartini yang jatuh pada Rabu (21/4).

Ketua WCC Chapter Pekanbaru, Cindy Enggano mengatakan, tiap tahunnya, WCC selalu memperingati Hari Kartini. Mereka menamai giat ini dengan Kartini Ride. ‘"Kartini Ride menjadi salah satu agenda rutin dari WCC Nusantara. Di mana, setiap hari Kartini, kami melalukan Kartini Ride menggunakan kebaya," terangnya.

Karena Hari Kartini tahun ini bertepatan dengan bulan puasa, WCC pun tidak memaksakan diri untuk gowes dengan track yang panjang. "Track kami hari ini (kemarin, red) seputaran Jalan Diponegoro. Pendek saja. Dikarenakan bertepatan  dengan bulan Ramadan juga," sambung wanita yang hobi olahraga ini.

Karena menggunakan kebaya, Kartini Ride ini diakui punya tantangan tersendiri dibanding gowes di hari biasa. Bukan cuma busananya, cuaca pun membuat gowes ini terasa lebih berat. "Cuaca yang panas menjadi tantangan paling berat saat gowes dengan menggunakan kebaya. Biasanya kami menggunakan jersey yang fleksibel. Sehingga, saat gowes menggunakan kebaya, harus lebih hati-hati karena ruang gerak yang pastinya lebih terbatas," paparnya lagi.

Namun, itu justru dinilai memiliki filosofi sesuai kutipan Ibu Kartini.  "Ya, sesuai dengan kutipan dari Ibu Kartini, yaitu, jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang. Jadi, walaupun ada tantangannya, kami nggak akan menyerah," sambungnya.

WCC berharap, peringatan Hari Kartini ini menjadi momentum bagi para wanita untuk mengembangkan diri. 

"Kami berharap, agar semua wanita menjadi percaya diri dan dapat menemukan serta mengembangkan potensinya masing-masing. Menjadi wanita seutuhnya dan menjadi manusia seutuhnya," harapnya.

Komunitas dengan motto empowering women ini kini memiliki 15 anggota untuk chapter Pekanbaru. Di hari biasa, wanita dengan berbagai latar belakang ini juga rutin bersepeda bersama. Untuk jenis sepada pun juga beragam. Ada sepeda jenis road bike, sepeda lipat, mountain bike dan berbagai jenis lainnya. Mereka juga welcome untuk wanita yang ingin bergabung dengan komunitas yang berdiri sejak tahun lalu ini.***

Laporan : SITI AZURA (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

8 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

8 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

9 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago