bau-kaki
Sugeng mendapatkan undangan mengikuti seminar beberapa waktu lalu. Seminar diadakan di dalam ruangan ber-AC.
Saat tiba di lokasi, ternyata panitia seminar meminta peserta seminar diminta melepaskan sepatu.
Mendengar hal tersebut, Sugeng pun terkejut. Bukan tanpa alasan. Ia memiliki penyakit bau kaki.
"Alamaaak…!! Saya punya penyakit bau kaki,” ujarnya dalam hati.
Tapi, mau tak mau Sugeng tetap harus melepaskan sepatunya. Benar saja, usai membuka sepatu dan kaos kakinya, tiba-tiba orang yang berada di sekelilingnya langsung menutup hidung.
"Ya ampun.. bau apa ini? Bau banget,” celetuk seorang peserta yang hadir.
Sugeng pun salah tingkah. Apalaginya bau kakinya menyeruak di dalam ruangan yang ber-AC sehingga membuat suasana seminar menjadi tak nyaman.
Menyadari kalau bau busuk tersebut berasal dari kakinya, Sugeng pun keluar ruangan dan segera pergi ke toilet untuk mencuci kakinya.(dof)
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…