Categories: Nasional

Unand Siap Bantu Periksa Sampel Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand) Padang mendapat izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Izin itu untuk memeriksa sampel swab hidung dan tenggorokan pasien suspek virus corona (Covid-19).

"Pemeriksaan kita pastikan mulai Selasa (24/3)," ujar Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK Unand, Dr dr Andani Eka Putra seperti dilaporkan Padek.co (Jawa Pos Group). Pemeriksaan itu untuk mengetahui apakah pasien positif terpapar Covid-19 atau tidak.

Andani Eka Putra mengklaim, dalam sehari laboratorium di Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK-Unand itu dapat memeriksa 150 sampai 200 sampel.

"Saat ini kami sudah punya 3 mesin realtime Polymerase Chain Reaction (PCR), 2 Biological Safety Cabinet (BSC) level 2 dan peralatan pendukung lain, sehingga diharapkan kita dapat memeriksa sekitar 150-200 sampel per hari. Kami masih harapkan tambahan 1 mesin lagi," jelas Andani.

Bahan reagen untuk pemeriksaan sampel itu disediakan Pemprov Sumbar sehingga pasien tidak dipungut biaya. "Prioritas pasien adalah PDP (pasien dalam pengawasan), tenaga kesehatan yang kontak langsung dan ODP (orang dalam pemantauan)," tukasnya.

Sampel yang nantinya diperiksa, diterima pihak laboratorium dari Dinas Kesehatan. Lama pemeriksaan (uji spesimen) diperkirakan selesai dalam 24 jam. "Jadi kita hanya menerima (dan memeriksa, red) saja," imbuhnya.

Untuk melakukan kegiatan pemeriksaan tersebut, saat ini laboratorium mengalami kekurangan antiseptik, disinfektan dan alat pelindung diri (APD). "SOP kerja sudah 80 persen siap," ujar Andani.

Selain perlindungan tenaga laboratorium, Andani menyebutkan pihaknya juga berharap dibangunkan ruang dengan tekanan negatif untuk isolasi. "Dengan isolasi Sumbar dan pemeriksaan cepat semua kasus serta penangan yang baik, insya Allah Sumatera Barat akan relatif aman," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelum adanya persetujuan dari Menkes, pemeriksaan sampel Covid-19 dilakukan di Balitbangkes Kemenkes di Jakarta. Pengalaman RSUP M Djamil Padang sebagai salah satu dari dua rumah sakit rujukan Covid-19, butuh waktu empat sampai lima hari untuk mengetahui hasil uji swab yang dikirim ke Litbangkes.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

27 menit ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 hari ago