social-distancing
(RIAUPOS.CO) — Di balik imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing (pembatasan sosial), beberapa orang yang berprofesi di bidang media, hukum dan kesehatan harus tetap berjibaku dengan pekerjaan mereka. Itulah yang dilakukan Lulu (bukan nama asli) yang bekerja sebagai apoteker di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.
Melalui pesan media sosial (medsos) Instagram, Lulu membagikan kisahnya. "Tetap produktif meski social distancing. Doakan kami yang bekerja di rumah sakit sehat selalu. Begitu juga kalian semua," tulisnya pada story.
Sebagai seorang sahabat sejak kuliah, Rinda (bukan nama asli) yang melihat unggahan story pun membalasnya. "Stay save ya Lu. Produktif boleh namun tetap waspada. Nanti kena corona pula," ketiknya sambil pakai emotikon ketawa.
"Alamaak…! Jangan gitu lah. Tapi, terima kasih ya untuk semangatnya," balas Lulu.
Tak berhenti di situ, dua sejoli itu pun membahas pandemik yang semakin menyita perhatian publik. Sebab Rinda pun bekerja di salah satu media online di Pekanbaru.
"Sebagai yang sama-sama tetap bekerja, di saat orang lain libur, kita tetap harus menjaga diri. Lebih rajin beribadah ya," kata Lulu selanjutnya.
Randa pun membenarkan, yang disampaikan karibnya itu. "Benar. Awas kau kudapati setelah 14 hari, nggak rajin salat lagi. Den tokok batubi-tubi (saya pukul bertubi-tubi)," tutur Randa yang emang doyan guyon.
Laporan: Sofiah
Ediotor: Arif
Bekas Pos Unit Lantas di Batu Enam, Bagansiapiapi, terbakar. Tiga mobil damkar dikerahkan dan api…
Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…
Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…
Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…
PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…
Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…