Sekda Kuansing, Dr H Dianto Mampanini SE MT
KUANTANSINGINGI (RIAUPOS.CO) — Mundurnya dr H Fahdiansyah SpOG sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan sejak beberapa hari yang lalu, mendapat respon dari Pemkab Kuansing.
Bupati Kuansing, Drs H Mursini MSi melalui Sekda Kuansing, Dr H Dianto Mampanini SE MT mengaku sudah menerima surat pengunduran tersebut. Menurut Dianto, alasan mundurnya Dirut RSUD Telukkuantan itu tidak disampaikan secara rinci.
"Surat mundurnya Dirut RSUD sudah di meja saya. Kalau alasanya di dalam surat itu tidak dicantumkan penyebab mundurnya. Yang pasti, kalau saya baca, alasan dirut mundur karena urusan pribadi," ujar Dianto saat dihubungi Riau Pos, Selasa (19/11).
Dianto menambahkan, dengan mundurnya Dirut RSUD tersebut, Pemkab sudah menunjuk Pelaksana tugas (Plt) Dirut RSUD Telukkuantan untuk menjalani program-program yang sudah dibuat dirut sebelumnya.
"Untuk sementara, kita sudah tunjuk Rian Fitra, Kepala Tata Usaha RSUD Telukkuantan sebagai Pelaksana tugas Dirut. Semoga beliau bisa melanjutkan semua kegiatan Dirut lama. Apalagi ini berhubungan dengan pelayanan," pinta Dianto.
Secara terpisah, Plt Dirut RSUD Telukkuantan, Rian Fitra saat dihubungi wartawan, Rabu (20/11) menyebutkan, bahwa dirinya akan menjalani seluruh program yang sudah dibuat oleh dirut yang lama.
"Harapan saya semoga apa-apa saja yang telah dicapai Pak Dirut dulu, akan terus dipertahankan dan dikembangkan. Sehingga layanan kesehatan untuk masyarakat banyak tetap berjalan dengan baik. Kalau perlu, akan kita tingkatkan," ujar Rian.(adv)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…