Categories: Nasional

Antisipasi Panas Ekstrem, Tenda Jemaah di Arafah Ber-AC Jumbo

MAKKAH (RIAUPOS.CO) – Beberapa pekan menjelang pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia, pemerintah Indonesia mendapatkan informasi kenaikan biaya masyair atau paket layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Nilainya signifikan. Yakni, SAR 5.656,87 ribu atau setara Rp 21,76 juta per jemaah.

Padahal, awalnya Kementerian Agama mematok biaya layanan masyair hanya sebesar SAR 1.531,02 atau setara Rp5,8 juta per jemaah. Kenaikan itu kemudian tidak dibebankan kepada jemaah. Pemerintah akhirnya memberikan subsidi dengan nilai hampir Rp1,5 triliun.

Lantas, apa perubahan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan kenaikan biaya tersebut?

Berdasar pantauan wartawan Jawa Pos di Makkah, tenda-tenda untuk jemaah telah siap di Arafah dan Mina. Meski, di sejumlah titik tampak belum rapi. Pendingin ruangan atau AC juga sudah tersedia di Arafah.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arsad Hidayat mengakui adanya peningkatan layanan masyair tersebut. Misalnya, untuk penyediaan AC. ”Di setiap tenda dilengkapi dengan AC yang modern. Bahkan (kapasitas) AC besar. Artinya, memang dipersiapkan betul,” kata Arsad di kantor PPIH Daker Makkah, Senin (20/6) petang.

Hal itu, lanjut dia, akan sangat membantu. Sebab, berdasar perkiraan, saat puncak wukuf di Arafah, suhu bisa mencapai 52 derajat. ”Jadi AC ini sangat penting,” tegasnya.

Kemudian di Mina, lorong-lorong tenda sudah dalam kondisi dikeramik. ”Tenda-tenda yang sebelumnya (lama), sudah ada perbaikan,” terang Arsad.

Untuk konsumsi para jemaah, berdasarkan informasi, ditawarkan dalam bentuk baru, yakni makanaan siap saji. ”Saya kira ini terkait dengan peningkatan pelayanan kepada jemaah,” kata dia.

Arsad menambahkan, tim Misi Haji Indonesia sudah bertemu dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta syarikah atau muasasah. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai alur jemaah Indonesia saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. ”Kementerian Haji Saudi merespons cepat dan mereka ingin mencari opini dari Misi Haji maunya bagaimana,” tuturnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

14 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

14 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

18 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

19 jam ago

Polres Siak Tetapkan Tersangka Karhutla, Ratusan Ribu Meter Persegi Lahan Terbakar

Polres Siak menetapkan satu tersangka karhutla dan mengungkap tujuh titik kebakaran dengan total luas lahan…

20 jam ago

Truk 10 Roda Tabrak Dinding Jembatan di Inhu, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Truk roda 10 menghantam dinding jembatan di Jalan Lintas Timur Inhu hingga melintang dan memicu…

24 jam ago