Categories: Nasional

Tragis, Demi Hidupkan AC, Pasien Covid-19 Meninggal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Insiden tragis dialami seorang pasien Covid-19 di India. Pasien Covid-19 yang sedang dalam kondisi menggunakan ventilator akhirnya meninggal karena kelalaian keluarga. Pihak keluarga yang menjaga pasien tersebut mencabut kabel colokan ventilator demi memasang pendingin udara (AC). Tak lama, pasien itu meninggal.

Dilansir dari Daily Star, Minggu (21/6), pria itu dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) di Rumah Sakit MBS di Rajasthan, India utara. Menurut laporan media setempat, kerabatnya datang mengunjunginya pada pekan lalu.

Sambil duduk di kamar rumah sakitnya, mereka mulai merasa panas, sehingga mencabut colokan mesin ventilatornya dari sumber listrik. Lalu terhubung ke pendingin udara.

Beberapa waktu kemudian baterai ventilator habis dan kondisi pasien dengan cepat memburuk. Para dokter berusaha melakukan CPR tetapi tetap tidak bisa menyelamatkan pasien dan meninggal di rumah sakit. Keluarga pasien kemudian dilaporkan karena telah lalai dan melecehkan staf rumah sakit.

Ventilator berfungsi untuk memompa udara ke paru-paru seseorang yang tidak bisa bernapas tanpa bantuan. Ventilator biasanya membutuhkan listrik untuk berfungsi, meskipun beberapa di antaranya dapat menggunakan daya baterai.

Insiden itu mengejutkan. Sebab India masih menghadapi kondisi serius dengan jumlah kasus mencapai lebih dari 367 ribu kasus dan 12.237 orang meninggal. Padahal India sudah sempat memberlakukan lockdown.

Rumah sakit sudah kelebihan kapasitas. Kemampuan pengujian spesimen pasien di negara itu juga terhambat oleh keterlambatan di laboratorium.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

16 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

17 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago