Categories: Nasional

Jalan Desa Alim Rusak Berat

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)  Suharto SH membenarkan kondisi jalan menuju Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku mengalami rusak berat. Bahkan dari pusat desa menuju sejumlah dusun terutama Dusun Alim II tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Sehingga wajar saja, ketika jenazah warga Dusun Alim II yang meninggal di RSUD Indrasari Rengat beberapa waktu lalu terpaksa dibawa dengan sepeda motor. Karena ambulans hanya bisa mengantar hingga pusat desa.

Sementara jalan menuju Desa Alim merupakan jalan kabupaten dan sudah lama dibiarkan. ‘’Ini termasuk tanggungjawab saya dan sebelumnya sudah sempat diusulkan tapi belum ada ketersediaan anggaran,’’ ujar Suharto SH salah seorang anggota DPRD Inhu asal Kecamatan Batang Cenaku, Senin (20/5).

Menurutnya, jalan yang mengalami rusak dari pusat Desa Alim menuju Dusun Alim II rata di sepanjang jalan itu. Hampir dengan jarak rata-rata sekitar 10 meter terdapak lubang menganga dan tak bisa dilewati kendaraan roda empat. Sedangkan jarak dari pusat desa ke Dusun Alim II mencapai 18 kilometer.

Dengan kejadian yang ada kemarin yakni jenazah dibawa dengan sepeda motor hendaknya jangan terulang kembali. ‘’Sebaiknya pemerintahan desa berupaya mencari solusi untuk jangka pendek ini. Sehingga ketika ada keadaan darurat dapat teratasi,’’ harapnya.

Kalau pun berharap anggaran APBD Kabupaten Inhu untuk pembangunan jalan tersebut, sepertinya belum dapat berharap banyak. Penganggaran pembangunan jalan tersebut baru bisa di APBD Kabupaten Inhu 2020 mendatang. ‘’Pemerintahan Desa Alim hendaknya tetap juga terus mengusulkan pada Musrenbang, apa lagi untuk anggaran 2020 mendatang,’’ tambahnya.

Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu Boby Mauliantino ST MT membenarkan jalan menuju Desa Alim dan Dusun Alim II merupakan jalan kabupaten. ‘’Benar, jalan tersebut termasuk ruas kabupaten yakni dari Simpang Alim hingga Dusun Alim II,’’ ujarnya.

Saat ini sebutnya, kontruksi jalan masih tanah kuning. Sehingga dari Desa Alim hingga Dusun Alim II sepanjang 16 kilometer, ketika hujan datang akan rusak. Apalagi pada jalan itu juga dilewati kendaraan roda empat dengan muatan berat. Memang sebutnya, pada 2019 ini belum ada pengganggaran. ‘’Mudah-mudahan jika memungkinkan dianggarkan tahun selanjutnya,’’ terang Boby.(kas)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

17 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

17 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

17 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

20 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago