Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno saat mengikuti kegiatan debat capres bersama KPU beberapa waktu lalu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah menuntaskan hitung manual rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 dari seluruh Indonesia. Untuk perolehan suara presiden dan wakil presiden, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menang di 21 provinsi, sedangkan pasangan nomor urut 01 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang di 13 provinsi.
Dari hasil yang diperoleh terlihat masing-masing pasangan calon sama-sama memiliki dominasi perolehan suara di beberapa provinsi. Seperti di Bali, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menyabet suara hingga 91,68 persen. Demikian pula pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang sangat dominan di Sumatera Barat dan Aceh yang memperoleh suara lebih dari 85 persen.
Berikut hasil perolehan suara masing-masing provinsi dan luar negeri:
1. Provinsi Bali:
Paslon 01: 2.351.057 suara (91,68%)
Paslon 02: 213.415 suara (8,32%)
2. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:
Paslon 01: 495.729 suara (63,23%)
Paslon 02: 288.235 suara (36,77%)
3. Provinsi Kalimantan Utara:
Paslon 01: 248.239 suara (70,04%)
Paslon 02: 106.162 suara (29,96%)
4. Provinsi Kalimantan Tengah:
Paslon 01: 830.948 suara (60,74%)
Paslon 02: 537.138 suara (39,26%)
5. Provinsi Gorontalo:
Paslon 01: 369.803 suara (51,73%)
Paslon 02: 345.129 suara (48,27%)
6. Provinsi Bengkulu:
Paslon 01: 583.488 suara (49,89%)
Paslon 02: 585.999 suara (50,11%)
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…