Kondisi tumpukan sampah dan banjir di Jalan Gulama Pekanbaru, Jumat (19/4/2024). Kondisi ini menyebabkan akses lalu lintas warga menjadi terganggu. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan sampah di Jalan Gulama, RT 04/RW 04 wilayah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru dibiarkan menumpuk di pinggir jalan. Warga pun mengeluhkan sampah tersebut mengeluarkan bau busuk yang mengganggu pengguna jalan. Selain itu juga menyebabkan banjir akibat aliran air tersumbat oleh sampah-sampah tersebut.
Pantauan Riau Pos pada Jumat (19/4), sampah itu dibiarkan menumpuk. Terlihat sampah plastik berserakan di salah satu sisi jalan. Sampah yang bertumpuk didominasi sampah rumah tangga, baik limbah plastik maupun makanan.
Irfan, salah seorang pengguna jalan mengeluhkan kondisi sampah yang berserakan saat melintasi jalan tersebut. Dia heran kenapa pihak RT setempat membiarkan kondisi sampah yang hampir terjadi setiap hari tersebut tanpa melakukan upaya seperti membersihkan dengan melakukan gotong royong.
“Yang pastinya saya penggunaan jalan yang hampir setiap harinya lewat di sini ya. Pasti merasa terganggu dengan bau yang menyengat. Selain itu juga terdapat genangan air hingga jalan rusak,” kata Irfan kepada Riau Pos di lokasi.
Irfan berharap pihak RT setempat bisa melakukan upaya agar tidak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan tersebut. Selain itu juga kepada dinas terkait bisa mengangkut sampah di tempat tersebut agar lokasi tersebut tidak ada lagi tumpukan sampah.
“Ya, paling tidak ada upaya yang dilakukan oleh pihak RT-lah seperti gotong royong dan lainnya. Supaya tidak berserakan lagi dan harus dibersihkan setiap hari. Kalau perlu diingatkan dan tangkap orang yang membuang sampah di sini. Ini kan sangat tidak baik dan merugikan orang lain,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kalau pihak RT setempat yakni RT 04 tidak peduli dengan kondisi tersebut.
“Ketua RT-nya tidak peduli. Seharusnya kan bergotong royong bersama-sama masyarakat membersihkan sampah di sini, dan membuang bak sampahnya. Kalau seperti ini kan orang akan membuang sampah di sini terus karena mengira ini memang tempat sampah karena ada bak sampahnya di sini. Di sini kalau hujan banjir, jalan rusak, dan bau busuk,” ujarnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Riau Pos, Ketua RT 04, Dani mengaku kalau pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar tidak ada lagi tumpukan sampah di lokasi tersebut, tetapi hingga saat ini masih terjadi.
“Sudah saya laporkan ke DLHK. Sekarang pihak DLHK yang bertanggung jawab. Kalau untuk upaya sudah saya lakukan semuanya. Kuncinya pihak DLHK,” ujarnya.(dof)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.