Categories: Nasional

Sampah Menumpuk di Jalan Gulama Marpoyan Damai Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan sampah di Jalan Gulama, RT 04/RW 04 wilayah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru dibiarkan menumpuk di pinggir jalan. Warga pun mengeluhkan sampah tersebut mengeluarkan bau busuk yang mengganggu pengguna jalan. Selain itu juga menyebabkan banjir akibat aliran air tersumbat oleh sampah-sampah tersebut.

Pantauan Riau Pos pada Jumat (19/4), sampah itu di­biarkan menumpuk. Terlihat sampah plastik berserakan di salah satu sisi jalan. Sampah yang bertumpuk didominasi sampah rumah tangga, baik limbah plastik maupun makanan.

Irfan, salah seorang pengguna jalan mengeluhkan kondisi sampah yang berserakan saat melintasi jalan tersebut. Dia heran kenapa pihak RT setempat membiarkan kondisi sampah yang hampir terjadi setiap hari tersebut tanpa melakukan upaya seperti membersihkan dengan melakukan gotong royong.

“Yang pastinya saya penggunaan jalan yang hampir setiap harinya lewat di sini ya. Pasti merasa terganggu de­ngan bau yang menyengat. Selain itu juga terdapat genangan air hingga jalan rusak,” kata Irfan kepada Riau Pos di lokasi.

Irfan berharap pihak RT setempat bisa melakukan upaya agar tidak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan tersebut. Selain itu juga kepada dinas terkait bisa mengangkut sampah di tempat tersebut agar lokasi tersebut tidak ada lagi tumpukan sampah.

“Ya, paling tidak ada upaya yang dilakukan oleh pihak RT-lah seperti gotong royong dan lainnya. Supaya tidak berserakan lagi dan harus dibersihkan setiap hari. Kalau perlu diingatkan dan tangkap orang yang membuang sampah di sini. Ini kan sangat tidak baik dan merugikan orang lain,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kalau pihak RT setempat yakni RT 04 tidak peduli dengan kondisi tersebut.

“Ketua RT-nya tidak peduli. Seharusnya kan bergotong ro­yong bersama-sama masyarakat membersihkan sampah di sini, dan membuang bak sampahnya. Kalau seperti ini kan orang akan membuang sampah di sini te­rus karena mengira ini memang tempat sampah karena ada bak sampahnya di sini. Di sini kalau hujan banjir, jalan rusak, dan bau busuk,” ujarnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Riau Pos, Ketua RT 04, Dani mengaku kalau pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar tidak ada lagi tumpukan sampah di lokasi tersebut, tetapi hingga saat ini masih terjadi.

“Sudah saya laporkan ke DLHK. Sekarang pihak DLHK yang bertanggung jawab. Kalau untuk upaya sudah saya lakukan semuanya. Kuncinya pihak DLHK,” ujarnya.(dof)

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Pil Ekstasi

Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…

17 jam ago

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…

17 jam ago

Kafe A Tak Berizin dan Sudah Tiga Kali Ditegur, Satpol PP Kuansing Siapkan Langkah Tegas

Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…

17 jam ago

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

18 jam ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

18 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

20 jam ago