Categories: Nasional

Chevrolet Captiva Buatan Cikarang Diobral Separuh Harga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Reaksi konsumtif diperlihatkan masyarakat Thailand yang ramai-ramai datang ke diler Chevrolet untuk membeli mobil. Ini dilakukan mereka pasca General Motors melakukan cuci gudang terhadap mobil Chevrolet setelah mengumumkan akan undur diri dari negeri Gajah Putih.

Masyarat tertarik dengan tawaran diskon yang sangat menggoda dari merek Amerika ini. Pasalnya Captiva 1.5 LS Turbo terbaru yang diproduksi oleh Wuling Indonesia ini ditawarkan dengan setengah harga.

Padahal sebelumnya dijual 999.000 baht atau Rp439 jutaan, kini bisa dibeli hanya dengan harga 499.000 baht atau Rp219 jutaan. Sementara untuk Chevrolet Colorado Trailboss MT 2WD, yang harga normalnya 859.000 baht atau Rp373 jutaan, dijual hanya 655.000 baht atau sekitar Rp284 juta.

Seperti diketahui pada September 2019, Wuling Motors melakukan pengiriman Wuling Almaz dengan nama Chevrolet Captiva buatan Cikarang, Jawa Barat ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Thailand dan Oseania.

Namun Chevrolet Captiva yang di ekspor memiliki sedikit perbedaan dengan Wuling Almaz di dalam negeri. Ini karena harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Reaksi konsumen yang ingin membeli mobil Chevrolet membuat sebagian diler resmi kewalahan. Bahkan beberapa di antaranya memilih untuk berhenti menerima konsumen yang akan membeli Captiva yang sangat laku di Thailand.

Bahkan salah satu diler di area Bang Chak menuliskan pesan dalam laman Facebook yang berbunyi "Showroom Bang Jak untuk sementara berhenti menjual Captiva. Kami akan memberi tahu Anda jika unit tersedia."

Sementara Chunaka, seorang manajer penjualan di diler resmi Chevrolet di Pattaya, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima pesanan untuk Captiva. Namun untuk model lain masih tersedia.

Menurutnya kalau dilernya bisa menjual lebih dari 100 mobil pada hari Rabu untuk pelanggan Thailand dan asing. Dengan catatan pembeli harus melakukan deposit untuk memesan mobil. Sedangkan untuk pelunasan dilakukan saat pengiriman, hal ini dikutip dari laman Bangkok Post.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago