Tarmizi Tohor, Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Fenomena alam gerhana matahari diperkirakan akan kembali terjadi di wilayah Indonesia. Berdasarkan data astronomis bahwa pada Kamis, 26 Desember 2019 bertepatan 29 Rabiul Akhir 1441H, di wilayah Indonesia akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian.
Hal ini diungkapkan oleh Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag Tarmizi, ia menyebut fenomena langka itu dilihat di seluruh wilayah Indonesia. "Seluruh kawasan Indonesia dapat mengamati gerhana matahari ini," ucap Tarmizi di Jakarta, kemarin.
Untuk itu, Kemenag mengajak masyrakat muslim Indonesia untuk melakuakan salat sunnah gerhana matahari. "Kementerian Agama mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan salat sunnah gerhana matahari atau yang disebut Salat Kusuf," katanya.
Menurut pria asal Kepulauan Meranti, pelaksanaan salat gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing. Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10:34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12:17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14:00 WIB.
"Mari bersama untuk memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan melalukan amal kebajikan lainnya,” ujar mantan Kakanwil Kemenag Riau itu.(yus)
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…