Categories: Nasional

Masker Canggih LG Ini Bakal Hadir di Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bertempat di pameran industri berskala global, IFA 2020 yang berlangsung di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu, LG mengungkapkan produk unik baru yakni masker wajah berteknologi canggih. Masker tersebut adalah LG PuriCare, sebuah masker sekaligus wearable yang memiliki teknologi penjernih udara dalam satu bentuk sekaligus.

Kini, di tengah peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat dan aman dalam mobilitasnya sehari-hari di tengah pandemi Covid-19, PT. LG Electronics Indonesia (LG) mengonfirmasikan bahwa perangkat tersebut akan segera dipasarkan di Tanah Air.

Tak hanya pembaruan, kehadirannya dikatakan bakal merevolusi keberadaan perangkat air purifier yang ada saat ini. Meninggalkan bentuk portable, air purifier LG ini didesain wearable yang membuatnya dapat digunakan setiap saat bahkan saat beraktivitas di luar ruang.

“Pada saat masyarakat mencari cara membuat aktivitas kesehariannya lebih nyaman, menjadi kewajiban LG sebagai penyedia teknologi untuk dapat menawarkan solusi dengan nilai yang lebih terukur,” ujar Han Changmin, Product Director Air Solution PT. LG Electronics Indonesia.

Sebagai air purifier yang dapat dikenakan, produk yang hadir dengan nama LG PuriCare, wearable air purifier ini berbentuk serupa pelindung wajah atau masker yang menutupi area penapasan yaitu hidung dan mulut. Analisis pada tekstur wajah diterapkan untuk membuat desainnya ergonomis sehingga memberikan kenyamanan penggunaan dalam durasi waktu panjang.

Sementara untuk kerja pembersihan udara, LG PuriCare Wearable Air Purifier dikembangkan dengan menggunakan kemajuan terbaru LG dalam teknologi pemurnian udara. Salah satunya dengan menggunakan dua filter H13 HEPA yang serupa dengan yang digunakan pada air purifier LG terkini.

Melengkapi desainnya yang ergonomis, LG pun memberi perhatian pada kenyamananan pernapasan penggunanya. Hal ini dilakukan dengan keberadaan Dual Fan dan Respiratory Sensor.

Sementara, dual fan memastikan penyaringan udara lebih baik dengan tiga tingkat kecepatan yang dapat diatur, Respiratory Sensor bekerja mendeteksi siklus dan volume napas pemakainya. Kedua teknologi ini mendapat daya dari keberadaan baterai yang dapat diisi ulang.

Kolaborasi kerja kedua teknologi yang telah dipatenkan ini membuat kipas bekerja dengan dinamika kecepatan putar secara otomatis. Kipas akan mempercepat rotasinya untuk membantu pemasukan udara saat pengambilan napas, disisi lain akan memperlambat putarannya untuk mengurangi hambatan saat menghembuskan napas.

“Hal ini membuat pernapasan berlangsung lebih alami seolah tak menggunakan perangkat. Memberikan kenyamanan pernapasan baik dalam aktivitas biasa bahkan saat beraktivitas berat seperti saat tengah berlari,” lanjut Han Changmin.

Meski belum menyebut kepastian waktunya, namun LG menyatakan, LG PuriCare Wearable Air Purifier ini bakal mulai beredar di Indonesia pada akhir Oktober 2020. Sementara informasi lain termasuk harga akan disampaikan pada saat peluncuran perdananya nanti.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

16 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

16 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago