make-up
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anak perempuan punya kebiasaan mencontoh apa yang dilakukan bundanya. Tak terkecuali Aisya, putri pertama dari salah satu keluarga di Perumahan Villa Berkah Utama 2, Kecamatan Bukit Raya.
Karena sang bunda kerap berdandan di depannya, membuat keingintahuan Aisya terpancing. Sehingga saat sang bunda tengah sibuk dengan sang adik, ia pun beraksi.
Tangan mungil Aisya mulai menggapai semua alat make up sang bunda yang ditempatkan di lemari rias.
Dengan pintarnya, bocah 2 tahun ini menumpuk satu demi satu bantal tidur untuk dijadikan sebagai pijakan agar bisa mengambil semua alat make up tersebut.
Sang ayah yang melihatnya hanya mengawasi dari jauh. Tapi sang ayah tidak mengetahui bahwa barang incaran Aisya adalah alat make up bundanya.
Setelah mendapatkan semua yang inginkannya, Aisya mulai berdandan dengan semua alat make up di depannya. Sebagian ia pakai di wajah hingga tubuhnya dan sebagian lagi dibuang di dinding kamar.
Satu jam kemudian. Sang ibu yang ketiduran karena menyusui adiknya merasa kaget bukan kepalang. Tapi dengan wajah polosnya, Aisya malah menunjukkan kepada sang bunda hasil riasannya.
"Bunda, kakak cantik?" tanya Aisya sembari menunjukkan wajahnya yang penuh dengan riasan make up.
Melihat semua itu, sang bunda berusaha menahan emosinya, tetapi tak mampu menahan air matanya. Pasalnya, semua alat make up yang dipakai oleh Aisya baru dibelinya dan hanya beberapa kali digunakan.
"Alamak..!!! Kakak… habislah semua alat make up, Bunda. Mahal Bunda beli tu.. Aisya malah buang semua," kata sang bunda yang hanya bisa terduduk lemas.(ayi)
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu