Polisi Ungkap Peristiwa Pengeroyokan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Peristiwa pengeroyokan yang
terjadi 3 Februari 2019 lalu di Jalan KH Ahmad Dahlan, akhirnya berhasil
diungkap oleh Polsek Sukajadi, Rabu (17/7). Pelapor ibu dari korban yang
meninggal dunia.
Kapolsek Sukajadi Kompol Zulfa Renaldo mengatakan, kejadian
tersebut bermula ketika pengendara roda dua melintas di Jalan Paus. Tiba-tiba
tiga unit kendaraan roda dua yang dikendarai oleh orang tidak dikenal langsung
mengatakan ‘’manga caliak buruak’’ kepada korban Robby Afiandi dan Muhammad
Ridho Ilahi.
Seketika kedua korban langsung berhenti dan memarkirkan
kendaraan. Di mana korban Muhammad Ridho Ilahi menunggu dekat sepeda motor, sementara
korban Robby mengejar tiga unit motor, yang setiap motornya terdiri dari dua
orang.
Enam orang tersebut pun melarikan diri. Tidak berapa lama
terdengar suara seseorang mengatakan ‘’itu Robby’’ dan secara bersama-sama
segerombolan orang tidak dikenal keluar dari warnet langsung menuju Robby dan
Ridho.
‘’Masing-masing langsung mengejar dan korban langsung
melarikan diri ke arah Jalan Tuanku Tambusai. Karena orang tidak dikenal
tersebut terus mengejar, korban berhenti di dekat tempat jual nasi goreng
persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan-KH. Ahmad Dahlan. Namun para
pelaku tetap mengejar dan melakukan pengeroyokan atau pemukulan secara
bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam dan kayu,’’ jelasnya.
Akibat dari kejadian tersebut warga yang berada di sekitar
TKP memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Ibnu Sina. ‘’Akibat dari
peristiwa tersebut korban Robby Afiandi mengalami luka tusukan pada lengan
kanan, dua luka tusukan di pinggang, luka tusukan di panggul, luka memar
kepala, wajah dan lengan. Sedangkan korban Muhammad Ridho Ilahi mengalami luka
memar pada punggung dan luka memar pada paha,’’ ucapnya.
Selanjutnya, pengungkapan kasus pun terus berlanjut. Hingga
akhirnya salah seorang pelaku berhasil diamankan pada Rabu (17/7) pukul 18.45
WIB di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Limapuluh.
‘’Penahanan tersangka DK (18) di diserahkan atau dilimpahkan
ke Polsek Limapuluh. Dalam kasus 170 KUHP yang mengakibatkan satu orang korban
yaitu Robby Afiandi meninggal dunia. Meski demikian barang bukti masih dalam
pencarian dan akan terus diusut,’’ tutupnya.(*3)
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…