gara-gara-cat
(RIAUPOS.CO) — Di saat imbauan pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah karena wabah Covid-19, sejumlah pedagang kaki lima sekitar simpang Teluk Rhu, Limapuluh cemas. Bukan karena tidak boleh keluar rumah atau sepi pembeli. Tapi, hari itu sedang ada aksi bentrok antar kelompok pemuda sambil bawa-bawa senjata tajam.
Ajo, penjual tebu yang berada di lokasi kejadian cemas bukan kepalang. Saat ditanya seorang pembeli, sebut saja Ovi, Ajo pun meluahkan kecemasannya.
“Mereka ribut gara-gara cat tiang listrik. Awalnya warna oranye terus berubah warna biru. Lalu mereka kelahi,” cerita Ajo menggebu-gebu.
“Alamaak! Gara-gara cat berang pula. Macam mana pula kisahnya tu, Da (Uda, panggilan abang orang Minang),” sambar Ovi.
‘’Berawal dari cat mengecat itulah pokoknya,” kata Ajo lagi, ‘’yang satu ngecat pakai warna lain, yang satu ganti pakai warna lain. Jadi berkelahi lah mereka’’.
“Ngeri juga ya, Da,” kata Ovi sambil bergumam, “ kenapa lah awak datang telat. Kalau cepat, kan bisa lihat keseruan tadi.” Alamaaak!(s)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…