Categories: Nasional

Harun Masiku Belum Tertangkap, Begini Kata Kabareskrim

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengejaran kepada tersangka kasus dugaan suap Pergantian Antar Waktu (PAW) Harun Masiku masih menemui jalan buntu. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, jajarannya sejauh ini memang belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan Harun.

“Sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi terkait yang bersang kutan ada di mana karena memang lost nomor handphone,” kata Listyo di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2).

Kendati demikian, Polri tetap berkomitmen membantu KPK dalam memburu Harun. “Sepanjang memang kita dapat perintah juga kita pasti akan selesaikan,” imbuhnya.

Listyo menjelaskan, saat ini Polri sudah menyebar surat Daftar Pencarian Orang (DPO) ke seluruh Polres di Indonesia. Adapula surat telegram rahasi (STR) yang dikirim oleh Polri kepada jajarannya.

“Harun Masiku kita masih bantu, kita sudah sebarkan DPO terus buat STR ke wilayah-wilayah tentunya perintah kita sudah jelas kalau memang ada anggota polisi yang melihat segera amankan,” terangnya.

Di sisi lain, mantan Kadiv Propam itu memastikan, Harun berada di Indonesia. Oleh karena itu, pengejaran akan terus dilakukan. “Ya ada. Nanti juga kalau sudah ketangkepkan sudah jelas. Iya Indonesia,” pungkas Listyo.

Diketahui, Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Harun Masiku selaku caleg DPR RI fraksi PDIP dan Saeful.

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina diduga menerima suap dari Harun dan Saeful. Suap dengan total Rp 900 juta itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR RI, menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

7 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

7 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

7 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

7 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

16 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

17 jam ago