sakit-autoimun-ashanty-lebih-berhati-hati-pilih-makanan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyanyi Ashanty beberapa waktu lalu sempat bolak-balik ke rumah sakit akibat terdapat ruam pada kulitnya. Setelah diperiksa dokter, istri Anang Hermansyah tersebut rupanya didiagnosa menderita penyakit autoimun.
Ashanty mengatakan bahwa dirinya tidak boleh mengkonsumsi makanan sembarangan. Dia sangat memperhatikan ketika makan ikan dan kerang Ashanty harus memastikan terlebih dahulu kalau ikan dan kerang yang dikonsumsinya adalah bagus. Namun sebisa mungkin dia berusaha menghindari untuk konsumsi ikan dan kerang.
“Aku sekarang sangat hati-hati makan ikan dan kerang. Bukan ikannya yang enggak sehat, jangan salah persepsi lho,” kata Ashanty saat ditemui di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (19/1).
Penyakit ruam pada kulit Ashanty bisa semakin parah jika dia tidak selektif dalam mengkonsumsi makanan. Dokter yang memeriksanya mendapati darah dari perempuan keturuan Arab itu kotor akibat faktor makanan yang kurang terjaga.
Ashanty mengakui dirinya sempat banyak makan ikan dulu karena meyakini bagus untuk tubuhnya. Namun ternyata ikan dan kerang kurang cocok untuk dia konsumsi. “Kemarin agak rada stres karena dapat vitamin banyak banget dari dokter. Aku kan dapat hasil darah jelek karena makanan. Merkuri aku tinggi. Satu sampai sepuluh, aku 9,8 jadi kurang bagus untuk tubuh kita. Makanya aku sekarang hati-hati makan ikan,” tutur Ashanty.
Selain menjaga makanan, ibu sambung dari Aurel Hermansyah dan Azriel ini berusaha memelihara kesehatan dengan berusaha selalu berpikiran positif. Ashanty meyakini sakitnya seseorang juga akibat faktor pikiran. “Semua itu ada di dalam pikiran,” tandasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.