Categories: Nasional

Begini Respon Polri Terkait Penegak Hukum Tak Boleh Di-OTT

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Mabes Polri mengatakan akan tetap mengacu pada aturan Undang-undang yang berlaku terkait penerapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap aparat penegak hukum (APH).

Hal itu adalah tanggapan atas pernyataan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan yang sempat menyebut penegak hukum –polisi, hakim, dan jaksa– seharusnya tak boleh jadi objek operasi senyap atau OTT.

"Bagi Polri tentu tindakan dan upaya yang dilakukan, mengacu kepada aturan dan perundang-undangan yang berlaku," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Dia mengatakan Polri sebagai aparat penegakan hukum sudah tentu selalu mematuhi segala ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ramadhan tak berkomentar lebih lanjut lagi terkait dengan pernyataan Arteria tersebut.

"Jadi acuan kami, kami sebagai alat penegak hukum bertindak atas dasar aturan dan perundang-undangan yang berlaku," katanya singkat.

Sebagai informasi, Arteria menyampaikan pendapatnya itu saat mengikuti sebuah diskusi daring bertajuk "Hukuman Mati bagi Koruptor, Terimplementasikah?" pada Kamis (18/11). Dalam hal ini, aparat yang dirujuk oleh Arteria adalah polisi, jaksa, dan hakim.

Politisi dari PDIP itu mengatakan agar aparat dapat menciptakan instrumen penegakkan hukum yang lebih menantang dibandingkan dengan OTT. Sehingga, kata dia, unsur kewajaran (fairness) dalam penindakan dapat lebih terlihat.

Ia menyinggung, banyak metode dan cara penegakan hukum lain yang dapat dilakukan. OTT, kata dia, cenderung dapat menimbulkan isu kriminalisasi dan politisasi.

Pernyataan itu lantas menuai polemik. Sejumlah kelompok masyarakat sipil mengkritik pernyataan Arteria.

"Itu UU Tipikor yang bikin tuan-tuan di DPR, terus ini anggota dewan bilang jangan ditangkap, sekolah di mana kawan ini?" kata mantan penyidik KPK yang juga Anggota IM57+ Institute, Rasamala Aritonang, dalam akun twitter @RasamalaArt dan sudah diizinkan untuk dikutip, Jumat (19/11).

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

4 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

5 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

5 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

3 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

3 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

3 hari ago