Categories: Nasional

Suka Minum Alkohol, Berisiko pada Fungsi Hati

RIAUPOS.CO – Banyak ahli kesehatan menyatakan bahwa minum alkohol tidak ada gunanya sama sekali. Bagi Anda yang sampai sekarang masih kecanduan, sebaiknya segera berhenti minum alkohol dari sekarang.

Dikatakan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, ketika alkohol dikonsumsi dalam jumlah berlebih, maka tubuh tidak mampu untuk mengolahnya dengan baik. Sebagai akibatnya, alkohol akan tersirkulasi di peredaran darah dan menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh.

"Hati akan bekerja sangat kerjas untuk mengolah alkohol. Karena itu, tak heran jika hati menjadi organ pertama yang berisiko mengalami kerusakan," ujar dr. Nadia.

"Selain gangguan pada hati, alkohol juga dapat menyebabkan peradangan pankreas, kanker, gangguan saluran cerna, kerusakan otak, malnutrisi, defisiensi vitamin, osteoporosis, dan penyakit jantung," lengkapnya.

Dengan adanya risiko mengerikan tersebut, diharapkan Anda bisa tergerak untuk segera berhenti minum alkohol. Tidak perlu terburu-buru, tapi lakukanlah secara perlahan dan dengan penuh keyakinan bahwa Anda ingin tubuh menjadi lebih sehat lagi.

Setelah berhenti mengonsumsi alkohol, tubuh akan mengalami berbagai perubahan berharga dan kesehatan Anda akan berangsur-angsur membaik. Secara lebih spesifik, inilah yang terjadi pada tubuh jika Anda benar-benar berhenti minum alkohol:

1. Jantung lebih sehat
Jangan pernah berpikir bahwa segelas anggur merah atau minuman alkohol jenis lainnya baik untuk jantung Anda. Hal yang terjadi justru sebaliknya, jantung lebih berisiko untuk mengalami kerusakan.

Lain halnya jika Anda berhenti minum alkohol. Perilaku ini dapat menurunkan tekanan darah dan kadar lemak yang disebut trigliserida, sehingga kesehatan jantung lebih terjaga. Anda juga terhindar dari risiko gagal jantung, lo!

Sumber: JPNN.com
Editor: Jawapos

   

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

8 menit ago

Rayakan Dies Natalis, UHTP Berbagi dan Edukasi di Panti Asuhan Fajar Harapan

UHTP Pekanbaru menggelar pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Fajar Harapan melalui skrining tumbuh kembang anak,…

15 menit ago

Video Turis Berbikini di Danau Rusa Viral, Disparbud Kampar Akui Kecolongan

Video turis asing berbikini di Danau Rusa Kampar viral di media sosial. Disparbud mengakui kecolongan…

23 menit ago

RSUD Arifin Achmad Tingkatkan Pelayanan dengan 104 Dokter Subspesialis

RSUD Arifin Achmad Riau kini didukung 104 dokter subspesialis dan mempercepat transformasi digital layanan melalui…

52 menit ago

Peringati Hari Pers Nasional, PLN UID RKR Sambangi Redaksi Riau Pos

PLN UID Riau dan Kepri mengunjungi redaksi Riau Pos di Hari Pers Nasional. Kunjungan ini…

1 jam ago

Disdik Bengkalis Catat 3.500 Anak Putus Sekolah Sepanjang 2024-2025

Sebanyak 3.500 anak di Bengkalis putus sekolah selama 2024-2025. Faktor ekonomi jadi penyebab utama, pemerintah…

2 jam ago