ppkm
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru, beberapa jalan masuk ke arah Jalan HR Soebrantas ditutup. Hal ini membuat para pengguna jalan harus memutar arah mencari jalan lain yang tidak ditutup agar bisa lewat di Jalan HR Soebrantas. Suatu hari, Farida hendak menemui sahabatnya yang berada di Jalan
Cipta Karya ujung. Sementara Farida sendiri tinggal di Jalan Karya. Jika melalui jalan yang ia tahu, maka harus melewati lampu merah Tobek Godang, di mana di sana dilakukan penyekatan.
Farida pun memilih melewati jalan lain tanpa harus lewat Jalan HR Soebrantas. Ia membuka aplikasi map di smartphone-nya kemudian mengikuti arah yang ditunjukkan oleh map.
Namun, setelah hampir separuh jalan, ada sebuah jalan yang disekat oleh warga setempat, sehingga Farida tidak bisa melaluinya. Ia pun memutar arah, dan map pun menunjukkan jalan lain.
Kendati demikian, arah yang ditunjukkan semakin tidak jelas. Panah berputar-putar ke satu tempat dan meminta Farida berbelok ke semak-semak yang sama sekali tidak ada jalan di sana.
Karena kesal sudah hampir setengah jam berputar-putar tak menemui jalan menuju Jalan Cipta Karya, akhirya ia memutuskan untuk melewati jalan biasa.
Di lampu merah Tobek Godang, ia tidak bisa lewat sehingga harus memutar arah ke Jalan SM Amin, lalu di u-turn kedua ia berbelok dan masuk ke jalan menuju Jalan Rajawali Sakti, sebelum akhirnya masuk ke Jalan HR Soebrantas, dan menemukan Jalan Cipta Karya.
"Dasar map menyesatkan, maunya cepat jadi lama," ujarnya Farida kesal.(anf)
Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…
Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…
Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…
Polisi di Riau menangkap dua pelaku penimbunan BBM subsidi. Ribuan liter solar dan pertalite diamankan,…
Pemko Pekanbaru mulai membenahi Rusunawa Yos Sudarso. Wako soroti kondisi kumuh dan siap beri keringanan…
Pengunjung kuliner malam Cut Nyak Dhien mengeluhkan tarif parkir hingga Rp5.000. Dishub Pekanbaru janji segera…