Categories: Nasional

Pandemi Covid-19 Buat Anak-anak Makin Akrab dengan Internet

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 secara tidak langsung menuntut semua orang secara global untuk beradaptasi dengan kehidupan virtual agar tetap aman di rumah. Termasuk pada anak-anak.

Selama pandemi ini, Kaspersky mencatat bahwa anak-anak kini juga semakin akrab dengan internet. Bahkan untuk mereka yang semula tak begitu mengenalnya. Data dari Kaspersky mengungkapkan bahwa dampak pandemi ini juga telah memengaruhi kebiasaan anak-anak secara online.

Ternyata komunikasi internet cukup diminati secara signifikan oleh anak-anak di Indonesia selama periode Januari hingga Mei ini. Ini didasarkan pada data anonim yang dikumpulkan oleh Kaspersky Security Network (KSN) dari pengguna Kaspersky Safe Kids di platform Windows dan macOS di Indonesia.

Kategori media komunikasi di Internet yaitu mencakup percakapan online dan situs web yang mempromosikan, mendistribusikan, dan mendukung aplikasi untuk bertukar pesan instan (komunikasi waktu nyata) meningkat. Hal tersebut juga ditunjukkan dengan data forum dan blog, jejaring sosial, layanan kencan online, serta web mail, halaman otorisasi layanan email dan halaman kotak surat yang berisi e-mail dan data terkait (misalnya, kontak pribadi) yang juga tinggi.

Kategori ini tidak termasuk halaman lain dari situs web penyedia layanan email. Dapat dicatat bahwa ketika mayoritas persekolahan di Indonesia kini beralih menggunakan pendidikan online, komunikasi melalui platform media sosial juga digunakan untuk tujuan pendidikan.

“Dengan sebanyak 91 persen dari pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak terutama berusia 15-19, sangat penting bagi orang tua untuk membimbing dengan serius, mulai dari usia muda, tentang bagaimana mereka dapat belajar, berkomunikasi, dan bersenang-senang di platform online dengan aman,” komentar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky atas temuannya kepada JawaPos.com.

Dirinya mencontohkan, misalnya, seorang anak yang menggunakan laptop kantor orang tuanya untuk mengunduh program yang mengandung malware dapat mengakibatkan hilangnya data pekerjaan konfidensial. Selain itu juga, anak-anak yang menggunakan perangkat orang tuanya memungkinkan surel mereka dibajak untuk meluncurkan kampanye spam.

“Oleh karena itu, penting untuk mendidik anak-anak tentang praktik kebersihan siber yang baik karena ancaman dunia maya yang dihadapi oleh anak-anak dan organisasi – semuanya saling terkait ketika garis antara perusahaan dan keamanan rumah menjadi semakin kabur,” tambahnya.

Untuk memastikan anak Anda memiliki pengalaman online positif selama pandemi, Kaspersky memiliki rekomendasi beberapa hal. Pertama, tindakan keamanan yang paling penting adalah komunikasi terbuka dengan anak-anak Anda.

Penting bagi orang tua untuk menjaga dialog yang konstan dengan anak-anak. Ini akan membantu Anda memahami lebih baik apa yang sedang terjadi dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Selanjutnya, selalu mengajarkan anak untuk menghindari mengklik email dari sumber yang tidak diverifikasi, mengedukasi anak tentang penipuan online jika memungkinkan atau hal-hal negatif lainnya semisal pornografi. Tidak pernah ada kata terlalu muda untuk belajar.

Jika anak Anda dapat menggunakan internet untuk menonton film atau mengunduh game, maka ajari mereka cara memerhatikan hal-hal  keaslian situs web dan ekstensi unduhan file. Bergerak lebih dari sekedar memantau dan berdiskusi. Carilah waktu yang tepat untuk bermain game dengan anak-anak Anda.

Hal ini tidak hanya memperkuat ikatan dengan mereka, tetapi juga memungkinkan Anda memahami apa yang dilakukan anak di waktu luang sang anak. Terakhir, yang tak kalah penting, pasang solusi keamanan internet yang menyediakan solusi untuk memantau melihat dan mencari aktivitas online anak.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago