zoom-enkripsi-semua-pengguna
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyedia layanan video conference Zoom mengumumkan akan menyediakan opsi enkripsi end-to-end untuk semua pengguna bulan depan.
Keputusan tersebut diambil setelah rencana awal dari perusahaan milik Eric Yuan itu diprotes berbagai organisasi hak sipil. Sebelumnya, Zoom menyatakan hanya bakal menyediakan fitur enkripsi data tersebut untuk pengguna berbayar.
Wacana awal dari Zoom langsung diprotes berbagai organisasi pembela hak sipil. Mereka menganggap perusahaan yang memiliki 300 juta pengguna harian itu tidak adil.
"Fitur keamanan mendasar itu tak seharusnya ditujukan untuk orang-orang kaya saja," ungkap Evan Greer, wakil direktur lembaga hak digital Fight for The Future, kepada The Guardian.
Awalnya, Yuan menolak layanan enkripsi end-to-end untuk semua pengguna. Dia mengaku harus bekerja sama dengan aparat seperti FBI untuk melacak oknum jahat yang menggunakan Zoom sebagai media komunikasi. Namun, pendapatnya berubah saat Zoom berbicara dengan organisasi hak asasi, pakar enkripsi, pemerintahan, dan perwakilan pengguna.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…