zoom-enkripsi-semua-pengguna
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyedia layanan video conference Zoom mengumumkan akan menyediakan opsi enkripsi end-to-end untuk semua pengguna bulan depan.
Keputusan tersebut diambil setelah rencana awal dari perusahaan milik Eric Yuan itu diprotes berbagai organisasi hak sipil. Sebelumnya, Zoom menyatakan hanya bakal menyediakan fitur enkripsi data tersebut untuk pengguna berbayar.
Wacana awal dari Zoom langsung diprotes berbagai organisasi pembela hak sipil. Mereka menganggap perusahaan yang memiliki 300 juta pengguna harian itu tidak adil.
"Fitur keamanan mendasar itu tak seharusnya ditujukan untuk orang-orang kaya saja," ungkap Evan Greer, wakil direktur lembaga hak digital Fight for The Future, kepada The Guardian.
Awalnya, Yuan menolak layanan enkripsi end-to-end untuk semua pengguna. Dia mengaku harus bekerja sama dengan aparat seperti FBI untuk melacak oknum jahat yang menggunakan Zoom sebagai media komunikasi. Namun, pendapatnya berubah saat Zoom berbicara dengan organisasi hak asasi, pakar enkripsi, pemerintahan, dan perwakilan pengguna.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…