Categories: Nasional

Terbang ke Arab Saudi untuk Pastikan Kesiapan Layanan Haji

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Agama (Kemenag) terus bergerak cepat menyiapkan layanan penyelenggaraan haji 2022. Terhitung mulai masuknya jemaah ke asrama haji pada 3 Juni, waktu yang tersisa tinggal sekitar 15 hari lagi. Menag Yaqut Cholil Qoumas terbang ke Arab Saudi, Rabu (18/5) untuk memastikan seluruh layanan haji siap menerima jemaah.

"Ini adalah pemberangkatan jemaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap," kata Yaqut di komplek Bandara Soekarno Hatta sebelum bertolak ke Arab Saudi. Seluruh layanan jemaah haji akan dia cek langsung. Mulai dari akomodasi atau hotel, transportasi, katering, layanan kesehatan, dan lainnya.

Beberapa hari terakhir tim teknis dari Kemenag sudah lebih dahulu berangkat ke Arab Saudi. Mereka menuntaskan penyediakan seluruh layanan-layanan untuk jemaah haji tersebut.

Menurut Yaqut dia harus datang ke Arab Saudi, untuk memastikan seluruh jemaah haji nanti terlayani dengan sebaik-baiknya.

Yaqut juga titip pesan kepada para petugas haji yang saat ini mulai menjalani pemusatan pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Dia menekankan petugas haji harus menjalankan tiga aspek penyelenggaraan haji dengan baik. Mulai dari pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah. "Ketiga pelayanan ini harus dipegang teguh," tuturnya.

Dia meminta petugas haji jangan sampai mengecewakan jemaah. "Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka," tuturnya. Apalagi para jemaah haji tahun ini sudah menunggu dua tahun sebelum akhirnya bisa diberangkatkan. Petugas haji harus membantu jamaah untuk mencapai kepuasan ibadah yang maksimal serta mampu menjadi haji yang mabrur.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief ikut dalam rombongan Menag Yaqut bertolak ke Arab Saudi. Hilman mengatakan proses pengadaan layanan perhajian di Arab Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kemenag menurut dia, sudah menyelesaikan seluruh pengadaan atau tahapan kontrak kerjasama dengan pihak Arab Saudi.

"Kami ini akan melakukan pengecekan akhir," katanya. Memastikan semuanya berjalan lancar dan tersedia. Sehingga ketika jemaah tiba di Arab Saudi, seluruh layanan bisa langsung dinikmati jemaah. Seperti diketahui jemaah gelombang pertama mulai 4 Juni, jemaah haji diterbangkan menuju ke Madinah.

Di kota tempat Nabi Muhammad dimakamkan itu, jemaah tinggal selama delapan hari, menjalani ibadah arbain atau salat 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Setelah itu mereka dibawa ke Makkah. Sementara itu jemaah gelombang kedua diterbangkan langsung ke Jeddah untuk kemudian ke Makkah. Jemaah ini baru beribadah di Madinah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Makkah. Wukuf atau puncak haji dijadwalkan digelar pada 8 Juli.(wan/jpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…

8 jam ago

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

9 jam ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

9 jam ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

10 jam ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

11 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

1 hari ago