Berebut Diskon
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Siapa sih yang nggak senang dengan yang namanya diskon. Hmm sudah pasti para ibu-ibu dan remaja putri sangat tergoda dengan potongan harga ini.
Sampai-sampai demi mendapatkan diskon yang besar dengan bahan yang berkualitas, mereka rela bersikutan dengan pengunjung lainnya.
Inilah yang terjadi pada Puri (26) bukan bama sebenarnya. Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pekanbaru ini, sangat senang dengan diskon melimpah.
Bahkan, saat berjalan di salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Pekanbaru bersama temannya, Puri yang sangat mencintai pakaian bermerek, sudah pasti hilang ingatan saat mengetahui toko pakaian yang ia suka tengah memberikan diskon besar-besaran spesial Ramadan.
Ia pun mengajak sang teman untuk berbelanja di toko tersebut. Setelah melihat dan menemukan satu pakaian yang ia sukai dan memberikan diskon ia langsung mengambilnya.
Namun, tanpa disangaka-sangka salah seorang pengunjung lainnya juga mengambil barang yang dipegang oleh Puti.
Sontak saja karena merasa itu barang miliknya, Puri dengan sekuat tenaga tetap mempertahankannya.
“Maaf ya ibu, ini saya yang ngambil pertama kali, saya sudah dari tadi di toko ini. Ibu silahkan cari yang lain aja ya,” celetuk Puri.
Tapi, sang pengunjung juga merasakan hal yang demikian. Sehingga pertengkaran mereka berdua pun tak terelakkan.
”Enak aja ini punya saya. Kamu kan muda, harus bisa mengalah dengan yang tua donk,” kata ibu itu.
Tapi Puri tetap berusaha memegang pakaian yang ia pilih, dan berhasil mengalihkan pandangan pengunjung lainnya, dan membawa pakaian tersebut menuju kasir untuk dia bayar, dan langsung dikejar pengunjung tersebut.
”Ye ye ye… Saya yang beli duluan bajunya. Jadi ibu silahkan cari yang lain. Ini juga bajunya diskon labih besar dari yang lain,” celetuk Puti sambil berjalan keluar menuju toko.(ayi)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…