Categories: Nasional

Tampil Beda dengan Eclectic Tropical

RIAUPOS.CO — Bosan di rumah sudah pasti menghampiri para Ladies selama di rumah saja. Menghadapi rutinitas yang itu-itu saja ditambah kerjaan rumah yang menumpuk, bisa-bisa bikin imun ambyar. Tapi, jangan biarkan itu terjadi ya Ladies. Kamu bisa tetap melakukan hal menyenangkan walaupun di rumah saja.

Salah satunya adalah mendekor dan menata ruang demi ruang di rumah. Buat kamu yang suka tampil beda dengan sentuhan warna-warna terang dan kontras, tema eclectic tropical bisa kamu jadikan pilihan. Tema ini memungkinkan banget untuk Ladies mengekspresikan diri. Seperti halnya rumah milik Isti Oktavianti. Huniannya tampak begitu fresh, ceria dan berani. Dia suka menata rumah sesuai keinginan hatinya.

Tema eclectic sendiri ialah gaya desain dan arsitektur yang populer pada abad ke-19. Gaya ini mengombinasikan unsur historis sebagai elemen dasar untuk menciptakan sesuatu yang otentik, baru dan belum pernah ada sebelumnya dengan mengutamakan kebebasan ekspresi. Nah, Isti memadukan lagi gaya tersebut dengan sentuhan tropical yang sejuk. Ia juga memercikkan unsur bohemian, scandi dan pop ke dalam dekorasi interiornya.


Sofa warna tosca dan cermin vintage warna pink membuat kesan ceria. (FOTO KOLEKSI PRIBADI)

“Ciri khas dari tema yang saya usung ini adalah permainan warna dalam interiornya. Karena ada unsur tropical, kehadiran pohon dan tanaman segar di dalam maupun luar rumah juga jadi salah satu ciri khasnya,” ujat pemilik akun Instagram @rumah_angin ini.

Seperti yang dikatakannya, memang rumah milik wanita yang bekerja di bidang wiraswasta ini sangat nyentrik. Dengan dominasi warna tosca dan pink cerah. Meskipun kontras, namun perpaduan keduanya jauh dari kata norak. Justru sedap dipandang mata dan sangat instagramable.

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

7 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

8 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

8 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

8 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

17 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

17 jam ago