Categories: Nasional

PKS dan Demokrat Dianggap Tebang Pilih

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Direktur Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mempertanyakan konsistensi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam hal penegakan hukum. Sebab menurutnya, kedua Parpol itu hanya mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pada kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dan tidak menunjukkan sikap yang sama pada kasus PT ASABRI (Persero).

“PKS dan Demokrat tidak konsisten. Yang Jiwasraya dibongkar dan yang ASABRI dilindungi. Jadi patut dipertanyakan keseriusan PKS dan Demokrat dalam menegakkan hukum, dalam membongkar kasus-kasus korupsi. Kalau memang mau serius, harusnya tidak ada perbedaan antara Jiwasraya dan ASABRI,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (19/1).

Dengan demikian, lanjut Karyono, jika publik menaruh curiga dari sikap inkonsisten yang ditunjukkan oleh kedua partai tersebut terbilang wajar.

“Sikap yang tidak konsisten ini justru akan menimbulkan tandatanya besar. Kok PKS dan Demokrat hanya getol ingin membentuk Pansus Jiwasraya sementara untuk ASABRI tidak. Jangan-Jangan ada udang dibalik batu. Melindungi pihak tertentu,” ujarnya.

Karyono mengingatkan agar Demokrat dan PKS konsisten dalam penegakan hukum serta mengawal kasus Jiwasraya dan ASABRI dengan semangat orientasi mencari solusi. “Jangan mengedepankan kepentingan politik semata daripada mencari solusi,” tutupnya.

Sementara, Wakil Sekjen Demokrat Didi Irawadi mengatakan, pansus juga akan menyelidiki kasus permasalahan serupa dengan Jiwasraya, termasuk ASABRI. “Ya kasus yang mirip-mirip sebaiknya berlaku lah,” ujarnya saat ditemui di Upnormal Jakarta, Minggu (19/1).

Menurutnya, pihaknya mendukung apa yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), namun dari sisi politik Ia menilai kewenangan panja terbatas tidak seluas kewenangan pansus yang dapat menyelidiki hak angket dan hak interpelasi.

“Pola terulang di ASABRI dan BUMN lain gak cukup di kejaksaan dan panja yang ada, tapi hal lebih besar ada kekuatan besar lain dibalik ini jangan sampai tidak terungkap optimal,” tutupnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

10 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

10 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

10 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

10 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

12 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

13 jam ago