Categories: Nasional

Mendagri Ingin Bertemu Kepala Daerah yang Tak Lakukan Politik Uang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus kepala daerah yang terjerat korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus saja bertambah. Hal ini yang membuat keprihatinan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Bahkan, Tito menegaskan, ada kepala daerah yang sudah curhat langsung kepadanya untuk meminta kenaikan gaji. Sebab gaji sebagai kepala daerah terlalu kecil. Ia pun masih memikirkan cara tersebut guna mengurangi praktik korupsi di kalangan bupati maupun wali kota.

"Apa mungkin gaji kepala daerah dinaikkan. Atau dana tunjangan yang diberikan yang dinaikkan. Ini beberapa suara dari bupati, sejumlah wali kota juga sudah menyampaikan itu," ujar Tito di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (18/11).

Selain itu, Tito yang merupakan mantan Kapolri itu menegaskan, dirinya ingin bertemu dengan kepala daerah yang sama sekali tidak melakukan politik uang dalam hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

"Ya kalau ada yang menyatakan tidak bayar, atau nol persen saya ingin ketemu orangnya," tegasnya.

Bahkan, Tito berjanji, dirinya akan memberikan penghormatan dan memberikan apresiasi terhadap kepala daerah yang benar-benar tidak melakukan politik uang dalam pilkada serentak ini. Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum kalau ongkos politik di pilkada serentak sangat mahal biayanya.

"Jadi kalau ada kepala daerah yang mau tekor, tak main politik uang, saya ingin memberikan penghormatan langsung. Karena dia benar-benar mau mengabdi demi nusa dan bangsa," katanya.

Sekadar informasi, ‎kebanyakan perkara korupsi yang melibatkan kepala daerah berupa suap dan gratifikasi. Berdasarkan data yang ada, selama 2004-2019 sudah tercatat ada 81 kasus suap dan gratifikasi.

Perkara korupsi lain yang juga banyak adalah penyalahgunaan anggaran dan pengadaan barang atau jasa, masing-masing sebanyak 27 dan 13 perkara.‎

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Benny Rio: Sekolah yang Diminta Inspektorat Sedang Kembalikan Dana Seragam

Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…

7 jam ago

Plt Gubri Perintahkan Uang Seragam Siswa Dikembalikan ke Orang Tua

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…

11 jam ago

Kebakaran di Seberang Tembilahan, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…

11 jam ago

Operasi Pasar Murah Hadir di Siak dan Pekanbaru, Berikut Daftar Harganya

TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…

15 jam ago

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

19 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

19 jam ago