JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ada banyak kamera di pasaran saat ini dan sebagian besar dari mereka terlihat agak mirip bentuknya satu sama lain. Namun, tampaknya Panasonic ingin menantang norma tersebut dengan meluncurkan Lumix BGH1.
Menurut Panasonic, dilansir via TheVerge, Lumix BGH1 adalah kamera mirrorless empat pertiga (four thirds) yang tampaknya dirancang untuk video.
Perusahaan membayangkan kamera digunakan bersama dengan perangkat lain seperti drone atau digunakan dalam pengaturan multi-kamera, atau bahkan streaming langsung. Oleh karenanya, Panasonic menyertakan Power over Ethernet plus. Sehingga perangkat ini dapat didukung oleh kabel yang sama yang akan digunakan untuk menyambung ke jaringan.
Artinya, alih-alih harus berkeliling mencoba menemukan beberapa saluran keluar, Anda cukup menghubungkan beberapa kamera menggunakan kabel Ethernet dan Anda sudah siap. Kameranya sendiri akan datang dengan sensor 10,2 MP. Tidak terlalu tinggi dalam hal kamera, tetapi seperti yang kami katakan, ini jelas ditujukan untuk orang-orang yang ingin merekam video.
Ada juga dukungan untuk perekaman 4: 2: 0 10-bit C4K/4K 60p, atau perekaman 4: 2: 2 10-bit All-I C4K/4K 30p. Kamera juga mendukung slot kartu SD UHS-II ganda, USB-C, output HDMI, 3G-SDI, dan jack in/out 3,5 mm.
Panasonic Lumix BGH1 ditawarkan dengan harga USD 1.999 atau berkisar Rp29,3 jutaan. Buat yang berminat, kamera ini dilaporkan akan dirilis Desember mendatang.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…
Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…
Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…
Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…
Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…
Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…