rendang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari, Alfi sedang berkunjung ke rumah salah satu temannya. Kebetulan, keluarga temannya sedang mengadakan syukuran kecil-kecilan yang dihadiri keluarga dekat.
Saat agenda makan-makan, Alfi melihat hampir semua orang menggunakan sendok dan garpu untuk makan. Demi menjaga kesopanan menurut dirinya sendiri, Alfi pun makan dengan menggunakan sendok dan garpu.
Alfi mengambil dua potong rendang sebagai lauknya. Namun, rupanya rendang tersebut sangat keras dan sulit untuk dipotong. Alfi yang terbiasa makan tanpa menggunakan sendok garpu mengalami kesulitan tersendiri.
Ingin rasanya Alfi melempar sendok dan garpu dan makan sebagaimana ia biasanya. Namun, lagi-lagi Alfi menahan diri karena malu.
Di percobaan memotong rendang ketiga, Alfi tak kunjung berhasil memotongnya. Alih-alih terbelah, rendang tersebut justru terlempar dan mendarat tepat di piring orang lain.
Alamaak… Mati aku. Alfi pun merasa sangat malu dan meminta maaf berkali-kali, kejadian tersebut sontak membuat semua orang di sana tertawa terbahak-bahak.
"Udah… pakai tangan aja, nggak apa-apa," tukas teman Alfi memahami kesulitan Alfi.
Alfi pun lega karena akhirnya bisa makan dengan lahap.(anf)
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…
BRI Multiguna Karya menawarkan solusi pembiayaan cepat bagi pekerja dengan payroll BRI, dengan pencairan dana…