Categories: Nasional

4 WNA Dideportasi dari Indonesia karena Tolak Karantina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pejabat Pembuat Komitmen Satuan tugas repatriasi (Satgas) Covid-19, Putra Widyawinaya, mengatakan, pihaknya telah melakukan deportasi empat warga negara asing (WNA) karena menolak dikarantina.

"Dari WNA ada (menolak karantina, red), dalam kurun waktu sampai saat ini sudah sekitar 4 orang WNA, dan itu semua kita kembalikan, deportasi," ujar Putra ddi Jakarta.

Putra mengatakan keempat WNA itu sudah diberi tahu bahwa berdasarkan ketentuan di Indonesia, mereka harus melakukan karantina selama delapan hari. Namun, mereka menolak. Akhirnya, Putra berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk memulangkan ke empat WNA itu ke negara asalnya.

"Koordinasi dengan keimigrasian, dan kita berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di sini dari negaranya, bahwa dia melanggar atau tidak mau dikarantina, kalau tidak mau silakan kembali," ucap dia.

Sementara itu, Putra mengklaim sejauh ini belum ada WNI yang menolak karantina. Meski pun ada yang sempat menolak tapi akhirnya bersedia karantina setelah diberikan pemahaman.

"Kalau WNI sampai saat ini rata-rata semuanya sudah mau, walaupun memang ada beberapa hal mungkin perlu disampaikan dengan penekanan khusus," ungkap Putra.

Diketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Adendum Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi. Adendum ini diberlakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dalam addendum itu WNA/WNI Wajib tes ulang RT-PCR diwajibkan menjalani karantina selama 8 x 24 jam. Jika hasilnya positif, maka dilakukan perawatan di rumah sakit bagi WNI dengan biaya ditanggung oleh pemerintah dan bagi WNA dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

17 jam ago

Suhardiman Amby Terima Dua Penghargaan Nasional Langsung dari Menteri Agama

Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…

18 jam ago

Mahasiswa ITB Indragiri Bikin Agroeduwisata, Pengunjung Bisa Petik Melon Langsung

Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…

18 jam ago

Sempat Hilang Saat Mancing, Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Danau PLTA Koto Panjang

Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…

18 jam ago

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

1 hari ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

1 hari ago