Categories: Nasional

ICW Sebut Tren Penindakan Korupsi Menurun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai bahwa dalam tiga tahun terakhir terjadi penurunan penanganan perkara tindak pidana korupsi. Hal ini dilihat dari penanganan perkara korupsi yang ditangani KPK, Kejaksaan dan Polri.

Peneliti ICW Wana Alamsyah menjelaskan, pada 2017 terdapat 576 kasus, pada tahun 2018 pun jumlahnya menurun, hanya ada 454 kasus yang diselidiki oleh penegak hukum. Sementara pada 2019 hanya ada 271 kasus yang berhasil diungkap.

"Pemerintah dan Lembaga pemberantasan korupsi perlu merumuskan strategi pencegahan praktik suap dengan memperkuat sistem integritas badan publik, salah satunya melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)," kata Wana di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (18/2).

Wana menuturkan, penurunan itu juga terjadi bukan hanya dalam konteks penanganan kasus, namun juga dari jumlah tersangka yang ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, Wana menyebut penegak hukum dalam hal ini KPK, Kejaksaan hingga Polri belum transparan menganai perkara tindak pidana korupsi yang ditangani. "Pertama ICW memandang proses penanganan perkara korupsi yang dilakukan oleh penegak hukum hingga saat ini belum transparan dan akuntabel," sesalnya.

Kasus penindakan korupsi yang dicatat ICW merupakan yang ditangani oleh KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian selama 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2019. KPK tercatat menangani 62 kasus dengan 155 tersangka, Kejaksaan menangani 109 kasus dengan 216 tersangka dan Kepolisian menangani 100 kasus dengan 209 tersangka.

Bahkan, kasus korupsi bermodus suap masih dominan dengan jumlah kasus sebanyak 51 kasus dan total nilai suap mencapai Rp 169,5 miliar dan nilai pencucian uang mencapai Rp 46 miliar.

Oleh karena itu, Wana mengharapkan pemerintah harus menyikapi secara serius terkait masalah tindak pidana korupsi. Karena merupakan ancaman untuk negara. "Kejaksaan dan kepolisian juga mesti memprioritaskan penanganan tindak pidana korupsi bermodus suap," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

7 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

8 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

8 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

8 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago