BERI SALAM: Dua bocah lelaki melambai ke trailer pengangkut kendaraan tempur Turki yang melintasi Karkamis, Provinsi Gaziantep, Selasa (15/10) (Emrah Gurel/AP)
ANKARA (RIAUPOS.CO) — Sanksi Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) tidak membuat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berubah pikiran. Invasi militer ke kawasan utara Syria yang dihuni kaum Kurdi lanjut terus. Selasa waktu setempat (15/10), dia juga mengabaikan seruan gencatan senjata. Dia bahkan menanggapi dingin rencana kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Ankara.
Di hadapan parlemen, Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak akan menghentikan serangan atas wilayah Kurdi yang bermula pekan lalu. Dia bersikeras untuk menuntaskan operasi militer Peace Spring yang tujuan utamanya adalah menciptakan zona aman di perbatasan Syria dan Turki. Selanjutnya, Turki akan memindahkan sekitar 3 juta pengungsi Syria ke sana. Selama ini, para pengungsi itu mereka tampung di kamp-kamp pengungsian Turki.
”Kami tidak akan duduk semeja dengan organisasi teror,” kata Erdogan sebagaimana dilansir CNN. Dia juga menyatakan niatnya untuk tidak menyambut Pence.
Menurut dia, wakil Trump itu hanya berhak menemui Wakil Presiden Turki Fuat Oktay. Jika ingin membahas situasi Syria dan Turki dengannya, dia meminta Trump yang datang.
Dalam kesempatan itu, Erdogan menegaskan bahwa invasi militer Turki hanya bisa dihentikan kelompok Kurdi. Tepatnya, Syrian Democratic Force (SDF). Jika SDF mau menyerah, Turki akan menyetop Peace Spring. Aksi militer lantas akan diganti dengan memindahkan para pengungsi dari Turki ke perbatasan Syria.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…