Pimpinan sidang dan panitia ijtimak ulama 3 saat menggelar jumpa-pers di Hotel Rolin, Sentul, Bogor Rabu (1/5-2019). Foto/JPNN.com
JAKARTA(RIAUPOs.CO) – Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai wajar saja jika Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar Ijtimak Ulama IV.
Menurut Ujang, gelaran acara yang akan merekomendasikan sikap politik sebuah kelompok merupakan hal yang sah dalam konstitusi.
“Memang itu hak mereka sebagai kekuatan politik nonpartai. Itu bagian dari demokrasi,” kata Ujang kepada JPNN.com, Selasa (16/7).
Ujang melanjutkan, semua pihak harus menunggu hasil rekomendasi PA 212 dalam acara tersebut.
Dia juga penasaran terhadap agenda politik PA 212 ke depannya setelah kelompok itu merasa kecewa terhadap Prabowo Subianto yang akhirnya menemui Joko Widodo.
“Kita tunggu apakah hasilnya nanti. Apa yang dikeluarkan kesepakatan Ijtimak nanti. Yang terpenting tidak berbeda dengan ideologi bangsa. Artinya masih dalam kerangka NKRI,” jelas dia. (tan)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru meraih Best Implementer Awards Seameo Biotrop 2025 atas inovasi pertanian perkotaan…
Stok BBM dan elpiji di Indragiri Hilir dipastikan aman jelang Idulfitri. Namun harga cabai merah…
Jembatan gantung Sungai Gansal di Batang Gansal, Inhu resmi dibuka. Warga kini lebih mudah menyeberang…
Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Delima Pekanbaru. Api cepat menyebar, sementara seorang driver ojol berusaha…
Polda Riau menggelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Lancang Kuning 2026. Bupati Siak menekankan sinergi pemerintah…
Pemkab Rohul menggelar pawai obor berjalan kaki untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 H, menggantikan…