Yenti Ganarsih
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK), Yenti Ganarsih, menyebut pelibatan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bertujuan agar para pimpinan lembaga antirasuah terhindar dari paham radikalisme.
Yenti menjelaskan bahwa pelibatan BNPT dilakukan karena adanya pemahaman psikologi bagaimana kecenderungan seseorang bisa terpapar radikalisme. Di sisi lain, melihat keadaan di Indonesia dan berbagai dinamika yang terjadi terkait radikalisme.
"Artinya, pansel tidak mau kecolongan. Ada yang kecenderungannya ke sana, tapi tentu saja penilaiannya menggunakan data BNPT, secara psikologis klinis," ucap Yenti di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/6).
Selain itu, pelibatan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam melakukan tracking terhadap para kandidat capim KPK, tidak hanya untuk mengetahui apakah seseorang pengguna narkoba atau tidak.
"Mungkin saja, yangbersangkutan apakah berkaitan dengan sindikat-sindikat narkotika. Itu juga penting, karena di beberapa
negara, itu hal yang sama dalam pemilihan apa pun," terangnya.
Anggota Pansel, Hamdi Moelok menambahkan, pelibatan BNPT penting untuk mendalami informasi ideologi radikal dari kiri dan kanan yang membahayakan ideologi negara, Pancasila.
"Memang satu-satunya badan di Indonesia yang punya otoritas untuk punya seluruh data, terutama tentang mapping, tentang seluruh keterkaitan ideologi-ideologi radikal itu adanya di BNPT," tambahnya.
Dalam tahapan seleksi capim KPK, seluruh kandidat tidak akan luput dari tracking BNPT. Pansel menerapkan perlakuan sama untuk semua calon siapa pun dia untuk memastikan tidak terpapar ideologi radikal.(fat)
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…
Imlek 2577 di Pekanbaru tanpa kembang api. Sebanyak 888 lampion dipasang dan perayaan bersama digelar…
Dua tas mencurigakan di Masjid Al-Khairat Sukajadi sempat diduga bom. Polisi pastikan hanya berisi barang…
RAPP peringati Bulan K3 2026 dengan upacara keselamatan kerja, tegaskan komitmen budaya kerja aman dan…