Categories: Nasional

Ini 4 Kerentanan Pada Windows 10 Baru, Microsoft Rilis Pembaruannya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dilaporkan ada empat kerentanan yang memengaruhi penggunaan Windows 10. Tapi semuanya telah diperbaiki Microsoft. Tiga kerentanan dari mereka memungkinkan eksekusi kode jarak jauh. Sementara yang terakhir memungkinkan seorang hacker untuk mendapatkan akses administrator.

Dilansir dari BleepingComputer via Gizchina, Jumat (17/4), celah atau lubang keamanan ini yang belum ditutup disebut 0-day. Kini kabar baiknya, Microsoft baru saja memperbaiki empat kerentanan yang sangat serius. Karena memungkinkan penyerang untuk mengendalikan mesin yang menjalankan Windows 10.

Dua kerentanan pertama yang diidentifikasi CVE-2020-1020 dan CVE-2020-0938 memengaruhi perpustakaan Windows dan yang lain yang disediakan oleh Adobe untuk mengelola font. Seorang peretas kemudian dapat melakukan tindakan seperti membaca, mengubah atau menghapus data, atau bahkan membuat akun administrator.

Microsoft mengonfirmasi bahwa kerentanan ini digunakan oleh peretas bersamaan dengan kampanye phishing skala kecil menurut perusahaan. Mereka juga memengaruhi Windows 7.

Kerentanan keamanan ketiga, CVE-2020-0674, menggunakan mesin skrip yang dimuat dalam memori dan digunakan oleh Internet Explorer. Serangan itu kemudian akan mengambil bentuk situs web yang dicuri.

Semua versi Windows terpengaruh, penggunaan Internet Explorer dilarang. Akhirnya, cacat terakhir CVE-2020-1027 bekerja secara lokal dan memberikan hak administrator hacker.

Microsoft tidak memberikan perincian tentang kondisi yang diperlukan untuk memicunya. Tiga dari kelemahan ini ditemukan oleh grup keamanan Google. Yang ke empat adalah penemuan bersama oleh Google dan para peneliti dari Qihoo 360, yang terkenal dengan rangkaian keamanan Total 360 Security-nya.

Sehingga, untuk menjamin keamanan sistem informasi, dalam hal ini PC Windows 10, adalah untuk melakukan pembaruan segera. Bahkan jika mungkin ada beberapa masalah karena pembaruan yang menghapus file dan Microsoft akhirnya menyarankan untuk menghapus instalasi. Namun, sangat disarankan memperbarui ke versi terbaru untuk alasan keamanan.

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

16 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

16 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

17 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

17 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago